TANJUNG PALAS BARAT — Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan semakin serius mempersiapkan pelaksanaan Festival Bunga Sutera 2026 dengan melakukan survei lokasi di Kecamatan Tanjung Palas Barat, Sabtu 18/4/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menyelaraskan konsep acara dengan tema besar tahun ini, yakni pelestarian lingkungan hidup.

Sejak pagi, rombongan yang terdiri dari berbagai instansi terkait meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi pusat kegiatan. Area utama festival, lokasi pameran, jalur akses pengunjung, hingga fasilitas pendukung seperti area parkir dan ruang terbuka hijau menjadi fokus perhatian dalam survei tersebut.
Tidak hanya menilai kelayakan teknis, tim juga menekankan pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan dalam setiap aspek kegiatan. Mulai dari pengelolaan sampah, penggunaan material dekorasi berbasis alam atau daur ulang, hingga penataan kawasan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, UPTD KLH Provinsi, PT Inhutani, unsur Forkopim Kecamatan Tanjung Palas Barat, serta Pemerintah Desa Longsam sebagai tuan rumah.

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Bulungan, Martina Kilat, S.Sos, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut, keterlibatan berbagai pihak sejak tahap awal bertujuan untuk memastikan kesiapan yang matang sekaligus pembagian peran yang jelas.
“Survei ini bukan sekadar melihat kesiapan lokasi, tetapi juga untuk memastikan kontribusi nyata dari masing-masing stakeholder. Kami ingin semua pihak terlibat aktif dalam mendukung konsep festival yang ramah lingkungan,” ujar Martina.
Ia menambahkan, tema lingkungan hidup yang diangkat tahun ini bukan hanya menjadi simbol, tetapi harus tercermin dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kami berharap Festival Bunga Sutera 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi budaya daerah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ini momentum untuk mengajak semua pihak lebih peduli terhadap alam,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kecamatan Tanjung Palas Barat bersama Pemerintah Desa Longsam menyatakan kesiapan mereka sebagai tuan rumah. Dukungan masyarakat lokal dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana festival yang tertib, bersih, dan berkesan.

Dengan persiapan yang melibatkan berbagai pihak sejak dini, Pemerintah Kabupaten Bulungan optimistis Festival Bunga Sutera 2026 dapat terselenggara dengan sukses. Selain mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesadaran lingkungan masyarakat secara luas. (DKIP_Bulungan)





