TANJUNG SELOR – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bulungan turut hadir dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Baru Membatik tingkat dasar dengan pewarna sintetis yang digelar di Tanjung Selor, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini diinisiasi Dekranasda Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara sebagai langkah strategis mencetak perajin batik baru yang kompeten.
Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, didampingi Wakil Ketua Kornie Serliany Ingkong Ala serta Wakil Ketua Dekranasda Bulungan, Martina Kilat. Kehadiran perwakilan Dekranasda Bulungan ini dinilai memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan industri kerajinan, khususnya batik.
“Peningkatan SDM menjadi kunci dalam pengembangan industri batik di daerah,” ujar Rahmawati dalam sambutannya.
Ia menegaskan, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas produksi batik khas Kaltara agar mampu bersaing di tingkat nasional. Tak hanya itu, Dekranasda Kaltara juga berencana menjalin kerja sama dengan daerah lain yang lebih maju dalam industri batik guna memperkaya keterampilan para perajin lokal.
Peran aktif Dekranasda Bulungan melalui kehadiran Wakil Ketua Martina Kilat turut memberi dukungan nyata terhadap pengembangan kapasitas pembatik pemula. Kehadiran tersebut menjadi bukti komitmen daerah dalam mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan.
Bimtek yang berlangsung selama lima hari, mulai 27 April hingga 1 Mei 2026 ini diikuti sebanyak 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kaltara, termasuk pelajar dari SMK 1 Tanjung Selor dan SLB Negeri Tanjung Selor. Para peserta dibekali keterampilan dasar membatik sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha mandiri.
Selain peningkatan keterampilan, pengembangan motif khas daerah juga terus didorong sebagai identitas Kaltara, bahkan diarahkan untuk digunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.
Dengan kolaborasi lintas daerah, khususnya dukungan Dekranasda Bulungan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi perajin batik baru yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional. (***/dni)





