TANJUNG SELOR — Komitmen memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan memenuhi standar kesehatan ditunjukkan langsung Kapolda Kalimantan Utara, Djati Wiyoto Abady, dengan meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polda Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (13/5/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap proses penyediaan makanan bergizi yang akan disalurkan kepada ribuan pelajar penerima manfaat program MBG di wilayah Tanjung Selor.
Kapolda hadir bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara Ny. Sari Djati, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Yusuf, jajaran pejabat utama Polda Kaltara, serta Rofikoh Yunianto beserta jajaran Polresta Bulungan dan Bhayangkari.
Rombongan tiba di lokasi dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kaltara yang berada di Jalan Bhayangkara, Tanjung Selor sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung disambut Kapolresta Bulungan bersama pejabat utama Polda dan Polresta Bulungan.
Begitu memasuki area dapur, Kapolda langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas pengolahan makanan. Satu per satu area diperiksa mulai dari ruang penyimpanan bahan baku, proses pencucian dan pengolahan makanan, kebersihan alat masak, sistem pengemasan, hingga kesiapan armada distribusi.
Kapolda tampak beberapa kali berdialog dengan petugas dapur dan pengelola SPPG guna memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) dan standar higienitas.
Menurut Djati, kualitas makanan yang diberikan kepada para pelajar harus benar-benar terjamin karena menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Perhatikan SOP-nya, standar pelayanannya, pengolahannya sampai dengan penyajiannya. Betul-betul harus memenuhi syarat kesehatannya untuk penerima manfaatnya,” tegas Djati saat memberikan arahan kepada pengelola dapur SPPG.
Ia menekankan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan seremonial pembagian makanan gratis, melainkan program nyata yang harus memberikan manfaat maksimal bagi para siswa penerima manfaat.
Karena itu, Kapolda meminta seluruh personel dan pengelola dapur bekerja secara profesional serta menjaga kualitas makanan yang diproduksi setiap hari.
“SPPG Polri harus lebih baik dari SPPG-SPPG lainnya. Kebersihan, kualitas makanan, ketepatan distribusi, semuanya harus menjadi perhatian utama,” ujar Djati.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda juga memastikan kesiapan distribusi makanan berjalan lancar dan tepat waktu agar para siswa dapat menerima makanan dalam kondisi layak konsumsi.
Usai melakukan pengecekan fasilitas dapur, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan kendaraan distribusi MBG secara simbolis oleh Kapolda Kaltara menggunakan pengibaran bendera start.
Pelepasan armada distribusi tersebut menandai dimulainya penyaluran ribuan paket makanan bergizi ke sejumlah sekolah penerima manfaat di wilayah Tanjung Selor.
Setelah itu, Kapolda bersama rombongan menuju TK Kemala Bhayangkari 02 Polresta Bulungan untuk menyerahkan secara simbolis paket makanan bergizi kepada para siswa.
Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat ketika Kapolda berinteraksi langsung dengan anak-anak TK yang tampak antusias menerima paket makanan bergizi tersebut. Sejumlah siswa bahkan tampak berebut menyapa dan bersalaman dengan Kapolda dan rombongan.
Sementara itu, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto menegaskan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak sekolah.
Menurutnya, pengawasan terhadap proses pengolahan hingga distribusi makanan menjadi perhatian penting agar program berjalan tepat sasaran.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan gizi anak-anak sekolah. Kami memastikan proses distribusi berjalan aman, higienis, tepat waktu, dan sesuai standar kesehatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan para pelajar,” kata Rofikoh.
Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Melalui program MBG ini, kami berharap kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik sehingga dapat mendukung kesehatan dan proses belajar mereka di sekolah,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, total sebanyak 1.024 porsi makanan bergizi disalurkan kepada para penerima manfaat yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di Tanjung Selor.
Rinciannya yakni TK Kemala Bhayangkari 02 sebanyak 84 penerima manfaat, TK Agape sebanyak 52 penerima manfaat, SDN 10 Tanjung Selor sebanyak 560 penerima manfaat, dan SMPN 7 Tanjung Selor sebanyak 358 penerima manfaat.
Secara keseluruhan, program MBG yang dijalankan melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kaltara tersebut menjadi salah satu langkah konkret mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus memastikan para pelajar mendapatkan asupan makanan sehat, bergizi, dan layak konsumsi.
Peninjauan langsung yang dilakukan Kapolda Kaltara juga menjadi pesan kuat bahwa kualitas makanan untuk anak-anak tidak boleh diabaikan dan harus dipastikan aman sejak proses pengolahan hingga sampai ke tangan penerima manfaat. (HmsPolresta)





