DPRD Bulungan Tekankan Fungsi Pengawasan pada 10 Proyek Strategis 2026, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berdampak ke Masyarakat

redaksi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menetapkan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) tahun 2026 yang akan menjadi prioritas pembangunan di berbagai sektor. Program tersebut mencakup infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pertanian yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Penetapan proyek strategis ini disampaikan oleh Bupati Bulungan, Syarwani, yang menegaskan bahwa seluruh program dipilih berdasarkan tingkat kebutuhan dan dampak nyata bagi warga. Mayoritas proyek akan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, sistem pengairan, hingga penyediaan air bersih.

Selain itu, sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian utama dalam PSD 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bulungan. Sektor pertanian turut masuk dalam prioritas agar penguatan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput dapat terus berkembang.

Baca juga  Humas Polda Kaltara Ajak Insan Pers Bersatu Tangkal Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, H. Dwi Sugiarto, S.Sos., menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar seluruh proyek strategis yang telah ditetapkan benar-benar berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“DPRD Bulungan akan memastikan bahwa 10 proyek strategis daerah tahun 2026 ini benar-benar dilaksanakan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Pengawasan akan kami perkuat agar tidak ada program yang melenceng dari tujuan awal,” ujarnya.

Baca juga  Ketua DPRD Kaltara Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024 di Tanjung Selor

Ia menambahkan bahwa DPRD tidak hanya berperan dalam aspek penganggaran, tetapi juga mengawal pelaksanaan di lapangan agar kualitas pembangunan tetap terjaga dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bulungan.
“Kami di DPRD tidak hanya menyetujui dari sisi anggaran, tetapi juga mengawasi pelaksanaannya di lapangan. Ini penting agar setiap rupiah yang digunakan benar-benar kembali untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Syarwani menegaskan bahwa penetapan PSD 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa seluruh proyek strategis tersebut dirancang agar dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah di berbagai sektor pembangunan.

Baca juga  Realisasikan Program KTT Pintar, Pemkab Tana Tidung dan UM Teken MoU

Dengan sinergi antara Pemkab Bulungan dan DPRD, diharapkan pelaksanaan 10 proyek strategis tahun 2026 dapat berjalan optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bulungan. (adv)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer