TANJUNG SELOR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bulungan terus didorong untuk memperkuat perannya sebagai motor penggerak kolaborasi ekonomi daerah sekaligus pusat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin Kalimantan Utara, Akhid Ubaidillah, yang menilai Kadin Bulungan memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kolaborasi dan penguatan sektor usaha lokal.
Menurutnya, ke depan Kadin Bulungan perlu fokus pada penguatan tiga pilar utama, yakni konsolidasi organisasi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses investasi dan pasar bagi dunia usaha daerah.
“Ke depan Kadin harus semakin kuat sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha, sehingga setiap kebijakan ekonomi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pengusaha lokal,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan organisasi menjadi langkah awal yang penting, termasuk memperluas basis keanggotaan, meningkatkan peran aktif pelaku usaha, serta memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Selain itu, Kadin juga didorong untuk lebih aktif dalam program peningkatan kapasitas pelaku usaha, terutama UMKM dan pengusaha daerah agar mampu bersaing di tengah era digital dan keterbukaan pasar.
“Peningkatan kualitas SDM pengusaha lokal menjadi kunci. Kadin harus hadir melalui pelatihan, pendampingan, hingga akses digitalisasi usaha agar pelaku usaha kita tidak tertinggal,” katanya.
Dari sisi ekonomi, Kadin Bulungan juga diharapkan mampu menjadi penghubung utama dalam membuka peluang investasi baru, khususnya dengan adanya pengembangan kawasan industri dan proyek strategis di wilayah Bulungan.
Ia menilai potensi tersebut harus direspons dengan strategi yang tepat agar memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.
“Potensi investasi di Bulungan sangat besar, apalagi dengan adanya kawasan industri. Ini harus dimaksimalkan dengan membangun jejaring dan kemitraan yang kuat antara dunia usaha dan pemerintah,” jelasnya.
Akhid juga menekankan pentingnya Kadin untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, termasuk dalam hal kemudahan perizinan dan kepastian usaha.
“Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah sebagai regulator dan Kadin sebagai pelaku usaha harus berjalan seiring agar pembangunan ekonomi bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ke depan, Kadin Bulungan diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi pusat inovasi ekonomi daerah yang mampu melahirkan program-program strategis berbasis kebutuhan pelaku usaha dan potensi lokal. (***)






