TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan terus mendorong peningkatan transparansi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terbuka, dan akuntabel. Transparansi dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan serta penggunaan anggaran daerah.
Wakil Ketua DPRD Bulungan, H. Dwi Sugiarto, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik harus menjadi komitmen seluruh OPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui berbagai program, kegiatan, serta penggunaan anggaran yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“Transparansi adalah kunci kepercayaan publik,” tegas Dwi Sugiarto.
Ia menjelaskan bahwa keterbukaan informasi tidak hanya sebatas penyampaian laporan kegiatan, tetapi juga mencakup kemudahan akses masyarakat terhadap informasi terkait perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil program pembangunan yang dibiayai oleh anggaran daerah. Dengan adanya transparansi, masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pemerintahan sehingga tercipta kontrol sosial yang positif.
Menurut Dwi, transparansi yang diterapkan secara konsisten akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ketika informasi disampaikan secara terbuka dan jelas, masyarakat akan lebih memahami berbagai kebijakan yang diambil pemerintah daerah serta tujuan dari setiap program yang dijalankan.
Ia juga menilai bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu langkah efektif untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang maupun praktik yang berpotensi merugikan keuangan daerah. Karena itu, seluruh OPD diharapkan mampu membangun budaya kerja yang mengedepankan akuntabilitas dan keterbukaan dalam setiap proses pengambilan keputusan.
“Melalui transparansi, masyarakat dapat mengetahui bagaimana program dijalankan dan sejauh mana manfaatnya dirasakan. Ini penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPRD Bulungan berkomitmen untuk terus mengawasi penerapan prinsip transparansi di lingkungan pemerintah daerah. Pengawasan tersebut dilakukan agar setiap OPD dapat menjalankan tugasnya secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dwi berharap seluruh perangkat daerah dapat memanfaatkan berbagai sarana komunikasi dan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah dapat semakin meningkat dan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah terus terjaga.
Melalui komitmen terhadap transparansi, DPRD Bulungan optimistis penyelenggaraan pemerintahan daerah akan semakin efektif, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Transparansi yang kuat di setiap OPD diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik. (adv)





