TANJUNG SELOR – Upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha terus didorong di Kabupaten Bulungan. Salah satunya ditunjukkan melalui audiensi dan silaturahmi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bulungan bersama Universitas Kaltara di Kampus Universitas Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (9/6/2026).
Rombongan Kadin Bulungan dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Bulungan, Hendy Dermawan, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kesekretariatan Faisal Rizal, serta Wakil Ketua Bidang Telematika, Media, Grafika dan Industri Kreatif Digital Rachmad Rhomadhani.

Kedatangan pengurus Kadin Bulungan disambut hangat oleh Rektor Universitas Kaltara, Dr. Didi Adriansyah, S.TP., M.M. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus membahas peluang sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua Kadin Bulungan, Hendy Dermawan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga langkah awal membangun kemitraan yang lebih konkret antara Kadin dan Universitas Kaltara.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah. Karena itu, Kadin berharap dapat menjalin kerja sama yang berkelanjutan melalui berbagai program yang saling mendukung.

“Kami hadir untuk menjalin silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Ke depan kami berharap setiap program Kadin dapat bersinergi dengan Universitas Kaltara. Peran kampus sangat penting dalam mendukung pengembangan SDM dan pembangunan daerah. Bahkan tidak menutup kemungkinan berbagai bentuk kerja sama tersebut nantinya dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU antara Kadin Bulungan dan Universitas Kaltara,” ujar Hendy Dermawan.
Senada dengan itu, Faisal Rizal menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi strategis sebagai jembatan penghubung antara dunia usaha, pemerintah, dan institusi pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.
“Kadin siap menjadi penghubung dan mitra strategis. Bagaimana ke depan kita bisa berjalan berdampingan, baik dengan program-program pemerintah maupun program yang dimiliki Universitas Kaltara. Kolaborasi ini penting agar seluruh potensi daerah dapat berkembang secara maksimal,” kata Faisal.

Sementara itu, Rachmad Rhomadhani menyoroti pentingnya pengembangan sektor telematika, media, grafika, dan industri kreatif digital yang saat ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Menurutnya, bidang yang menjadi tanggung jawabnya memiliki banyak titik temu dengan dunia akademik, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Bidang telematika, media, grafika dan industri kreatif digital memiliki banyak peluang untuk disinergikan dengan kampus. Kolaborasi ini dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai gagasan tersebut, Rektor Universitas Kaltara Dr. Didi Adriansyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kadin Bulungan yang aktif membangun komunikasi dengan perguruan tinggi.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi yang diusulkan dan menilai sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Menurutnya, Bulungan memiliki potensi besar yang harus terus didorong, mulai dari sektor pertanian, UMKM hingga industri pengolahan yang masih memiliki ruang pengembangan sangat luas.
“Kita harus memperkuat program-program pemerintah yang ada. Bulungan memiliki banyak potensi, baik di sektor pertanian, UMKM maupun industri pengolahan. Potensinya besar, hanya perlu dioptimalkan. Bagaimana kita bersama-sama mendorong agar sektor-sektor tersebut menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tegas Dr. Didi Adriansyah.
Ia menjelaskan bahwa UMKM terbukti menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah berbagai kondisi krisis ekonomi. Karena itu, penguatan UMKM perlu menjadi perhatian bersama agar mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.
“Kalau bicara UMKM, ini salah satu sektor yang terbukti mampu bertahan dalam berbagai situasi krisis. Menurut saya, sektor ini perlu terus didorong agar menjadi kekuatan ekonomi rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor Universitas Kaltara menyoroti tantangan ekonomi saat ini yang ditandai dengan ketidakpastian global, meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai daerah serta keterbatasan lapangan pekerjaan.
Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut lahirnya lebih banyak pelaku usaha baru yang mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.
“Tantangan ke depan cukup berat. Kondisi ekonomi sekarang tidak menentu, PHK terjadi di mana-mana, sementara lapangan kerja juga terbatas. Karena itu salah satu pilihan yang harus kita dorong adalah kewirausahaan dan UMKM. Namun tantangannya adalah keterampilan dan permodalan yang masih menjadi persoalan utama,” jelasnya.
Melalui pertemuan tersebut, Kadin Bulungan dan Universitas Kaltara sepakat untuk terus membangun komunikasi serta menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan dunia usaha.
Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bulungan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui pengembangan UMKM, kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan sektor-sektor potensial lainnya.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun ekosistem kolaborasi antara kampus dan dunia usaha demi mewujudkan Bulungan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (dd)






