Cegah Hoaks Sejak Dini, Sihumas Polresta Bulungan Bekali Siswa Baru MTs Al-Anshar Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial

redaksi

TANJUNG SELOR – Satuan Humas (Sihumas) Polresta Bulungan Polda Kalimantan Utara terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran informasi palsu (hoaks) di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi literasi digital. Kali ini, personel Sihumas menjadi pemateri dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Al-Anshar, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (15/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 Wita tersebut diisi oleh Briptu Suhardi Setiawan dan Bripda Fikri Witjaksono sebagai narasumber dari Sihumas Polresta Bulungan. Keduanya memberikan sosialisasi mengenai bahaya hoaks di media sosial, pentingnya bijak menggunakan internet, serta langkah-langkah mengenali dan menyaring informasi sebelum dibagikan kepada orang lain.


Dalam penyampaian materi, para siswa baru diberikan pemahaman bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Mereka juga diajak untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya serta selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan suatu berita.

Baca juga  Audit Kinerja Tahap I 2026 Digelar di Polresta Bulungan, Itwasda Polda Kaltara Lakukan Pendalaman


Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo, mengatakan bahwa edukasi literasi digital kepada pelajar merupakan langkah preventif yang terus dilakukan Polresta Bulungan guna membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi.


“Media sosial memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun, di sisi lain juga dapat menjadi sarana penyebaran informasi palsu yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Karena itu, kami terus memberikan edukasi kepada para pelajar agar mampu mengenali ciri-ciri hoaks, tidak mudah terprovokasi, serta lebih bijaksana dalam menerima maupun membagikan informasi,” ujar Aipda Hadi Purnomo.

Baca juga  Cegah Kecelakaan, Satlantas Polresta Bulungan Laksanakan Ramp Check Armada Bus PT. MIL dalam Ops Keselamatan Kayan 2026


Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang sangat aktif menggunakan media digital sehingga perlu dibekali pemahaman mengenai etika bermedia sosial, keamanan digital, serta konsekuensi hukum apabila menyebarkan informasi bohong atau ujaran yang melanggar peraturan perundang-undangan.


Ia menambahkan, melalui kegiatan MPLS, Polresta Bulungan tidak hanya memperkenalkan peran Polri kepada para peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta budaya bermedia sosial yang sehat sejak dini.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, mampu menyaring setiap informasi, serta turut berperan dalam memutus rantai penyebaran hoaks di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tambahnya.

Baca juga  Panen Jagung di Bunyu Timur Hasilkan 50 Kg, Kemarau dan Hama Jadi Kendala

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti materi dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai berbagai contoh informasi hoaks yang kerap beredar di media sosial.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta menjadi bagian dari komitmen Polresta Bulungan dalam meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab di Kabupaten Bulungan. (dd)

ok

Baca juga

Tags