Sekda Kaltara Gandeng Apindo Perkuat Investasi, Siap Ciptakan Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Daerah

redaksi

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat sinergi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk mendorong masuknya investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan membuka lebih banyak lapangan kerja di wilayah perbatasan.


Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat mewakili Gubernur Kaltara menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Kaltara Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Graha Angkasa, Terminal Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Denny mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Apindo yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi perekonomian daerah melalui peningkatan investasi dan pengembangan dunia usaha.

Baca juga  Pemprov Dukung Data Pemilih Akurat hingga Wilayah Perbatasan


Menurutnya, Apindo memiliki peran penting, tidak hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai penggerak investasi, pencipta lapangan kerja, peningkat daya saing usaha, serta pendorong kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci agar Kalimantan Utara mampu terus tumbuh secara berkelanjutan dan memiliki daya saing yang kuat,” ujar Denny membacakan sambutan tertulis Gubernur Kaltara.


Ia menilai, tantangan ekonomi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik, perubahan iklim, dan transformasi teknologi menuntut kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan sektor swasta.
Denny juga menegaskan Kalimantan Utara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan hilirisasi industri, energi baru terbarukan, perikanan, pertanian, hingga sektor pariwisata. Arah pembangunan tersebut selaras dengan hasil Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 yang menitikberatkan pada investasi berkelanjutan dan penguatan industri hilir.

Baca juga  IWSS Kalimantan Utara Berbagi Takjil di Penghujung Ramadhan


Karena itu, Pemprov Kaltara berharap Apindo mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, hubungan industrial yang harmonis, serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat meningkatkan daya saing daerah.
Di sisi lain, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta kepastian hukum bagi para investor.
“Kami ingin memastikan Kalimantan Utara menjadi daerah yang nyaman untuk berinvestasi sehingga mampu menarik lebih banyak investor dan menciptakan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga  Gubernur Minta RKPD 2027 Fokus pada Prioritas Pembangunan dan Kebutuhan Masyarakat


Menutup sambutannya, Denny mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang maju, makmur, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. (wd26/dd)

Baca juga

Tags