Dorong UMKM Naik Kelas, KADIN Bulungan Gunakan Pendataan QR Code untuk Perluas Akses Pembinaan dan Peluang Usaha

redaksi

TANJUNG SELOR – Festival Rakyat Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 di Lapangan Agathis tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat pembinaan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bulungan, seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi diarahkan untuk mengikuti pendataan berbasis QR Code sebagai langkah membangun sistem pembinaan yang lebih terintegrasi.

Ketua KADIN Bulungan, Hendy Dermawan, mengatakan pendataan digital tersebut bertujuan membangun basis data UMKM yang akurat sehingga pelaku usaha lebih mudah memperoleh informasi mengenai program pembinaan, legalitas usaha, pelatihan, hingga peluang mengikuti berbagai kegiatan ekonomi di masa mendatang.

Selain itu, menurut Hendy, penataan stan UMKM pada Festival Rakyat Kaltara tahun ini juga berjalan lebih tertib berkat koordinasi yang baik antara panitia dan para pelaku usaha.
“Alhamdulillah, penataan UMKM sudah rapi dan berjalan sesuai arahan panitia. Kami juga mengarahkan seluruh pelaku UMKM untuk melakukan scan QR Code sebagai jembatan komunikasi antara UMKM dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Melalui pendataan ini nantinya mereka bisa memperoleh informasi, pendampingan legalitas usaha, mediasi, hingga konsultasi terkait perizinan,” ujar Hendy, Minggu (19/7).

Baca juga  Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Dunia Usaha, Kadin Bulungan Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Universitas Kaltara

Ia menjelaskan, sistem pendataan digital tersebut akan mempermudah KADIN Bulungan dalam menyampaikan informasi terkait pameran, festival, maupun kegiatan ekonomi lainnya yang akan digelar di Kabupaten Bulungan.
“Kami ingin seluruh UMKM segera mengisi formulir melalui QR Code. Dengan begitu mereka akan mendapatkan informasi kegiatan berikutnya, misalnya saat ada event di kawasan Crown atau lokasi lainnya, sehingga mereka mengetahui jadwal pelaksanaan dan memiliki kesempatan memperoleh lapak untuk berjualan,” jelasnya.

Hendy menegaskan, UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang perekonomian masyarakat. Karena itu, KADIN Bulungan terus berupaya menghadirkan sistem yang lebih tertib, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelaku usaha untuk berkembang.

Baca juga  Hendy Dermawan Terpilih Aklamasi Pimpin Kadin Bulungan Periode 2026–2031 dalam Mukab VIII

Langkah tersebut mendapat respons positif dari para pedagang. Salah seorang pelaku UMKM, Asbudi (46), mengaku sistem pendataan yang diterapkan KADIN memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus meminimalisasi praktik percaloan yang pernah dialaminya saat mengikuti kegiatan serupa.

“Syukur sekarang ada arahan seperti ini. Dulu saya pernah diminta membayar biaya yang cukup besar hanya untuk mendapatkan tempat berjualan. Kalau sekarang lebih jelas dan tertata. Mungkin yang masih perlu diperbaiki hanya kondisi lapak, karena ada beberapa titik yang becek dan tergenang air sehingga kurang nyaman untuk berjualan. Semoga ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Melalui pendataan berbasis QR Code ini, KADIN Bulungan berharap pembinaan terhadap UMKM dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, pengurusan legalitas, hingga perluasan akses pemasaran. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih profesional, berdaya saing, dan siap menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.

Baca juga  Kadin Kaltara Dorong Penguatan Peran Kadin Bulungan sebagai Motor Kolaborasi Ekonomi dan Penggerak Investasi Daerah

“Harapan kami, para pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas produk, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi agar mampu bersaing dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah, KADIN, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan Kaltara yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” pungkas Hendy. (wd26/dd)

Baca juga

Tags