Polresta Bulungan Bahas Model Pemolisian Berbasis Risiko untuk Perkuat Penanganan Bencana

redaksi

TANJUNG SELOR – Polresta Bulungan menjadi lokasi pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) bertema “Policing Disasters”, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut membahas rekonstruksi model pemolisian berbasis manajemen risiko dalam penanganan bencana dari perspektif hukum.
FGD yang berlangsung di Aula Polresta Bulungan mulai pukul 08.30 hingga 09.58 WITA itu menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pendekatan kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya melalui pemetaan risiko, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan aspek hukum dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kegiatan ini melibatkan tim peneliti yang terdiri dari Kombes Pol. Dr. Tagos Hutapea, S.I.K., M.Si., Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T., Dr. Syafruddin, S.Sos., M.Si., dan Bripda Fadly Hakim.
Dalam pelaksanaannya, tim peneliti juga menggali informasi dari sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat melalui pengisian kuesioner serta wawancara. Di antaranya Jalung Bilung selaku Tokoh Masyarakat Adat Dayak Desa Jelarai, Kepala Desa Apung Suraim, Lurah Tanjung Selor Timur, perwakilan BPBD Kabupaten Bulungan Rudiansyah, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bulungan Yuniarti, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan Alwi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Kapolresta Bulungan atau yang mewakili, serta sambutan Ketua Tim Peneliti. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku dari tim peneliti kepada Kapolresta Bulungan dan foto bersama.
Memasuki agenda utama, tim peneliti menyampaikan pengantar mengenai konsep Policing Disasters, dilanjutkan dengan pemaparan selayang pandang wilayah hukum Polresta Bulungan. Diskusi kemudian berlangsung dengan melibatkan peserta sebelum ditutup dengan pengisian kuesioner dan wawancara oleh tim peneliti.
Polresta Bulungan menegaskan pentingnya membangun pola penanganan bencana yang tidak hanya responsif ketika bencana terjadi, tetapi juga mengedepankan langkah antisipasi dan mitigasi berbasis risiko. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai koridor hukum.
Melalui forum tersebut, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Bulungan. (HmsPolresta)

Baca juga  Pengamanan Ketat di Pelabuhan Kayan II, Kapolresta Bulungan Pastikan Mudik Aman dan Tertib

Baca juga

Tags