Jelang Porprov II Kaltara, Kebutuhan Peralatan Pertandingan Mulai Dipetakan

redaksi

Sekda Malinau sekaligus Ketua Harian PB Porprov II Kaltara, Ernes Silvanus. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

‎TANJUNG SELOR – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) tidak hanya bergantung pada kesiapan venue, tetapi juga pemenuhan kebutuhan teknis setiap cabang olahraga. Menjelang pembukaan pada 10 November 2026.‎‎

Inventarisasi peralatan menjadi salah satu langkah yang dibahas untuk memastikan kebutuhan pertandingan dapat dipenuhi tanpa menambah beban pengadaan yang tidak perlu.‎‎Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau sekaligus Ketua Harian PB Porprov II Kaltara, Ernes Silvanus, mengatakan pendataan peralatan akan dilakukan melalui pengurus provinsi (Pengprov) masing-masing cabang olahraga (cabor).

Baca juga  Tindaklanjuti Arahan Kapolri, Kapolda Kaltara Sidak Satpas SIM Polres Bulungan

‎‎Pendataan ini diperlukan untuk mengetahui perlengkapan yang telah tersedia di daerah, termasuk di Malinau. Dengan demikian, peralatan yang ada dapat diidentifikasi terlebih dahulu sebelum panitia menentukan kebutuhan tambahan.‎‎

“KONI Kaltara akan menginventarisasi kepada pengprov, peralatan apa saja yang sudah ada dan apa saja yang tersedia di Malinau. Nanti bisa saling berbagi,” ujarnya, Jumat (16/10).

‎‎Menurutnya, ketersediaan peralatan perlu diperhitungkan sejak awal karena pengadaan baru membutuhkan waktu dan anggaran. Koordinasi antarpengurus cabor pun menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan perlengkapan yang sudah tersedia.‎‎

Baca juga  DP3AS Dampingi Proses Musyawarah Pemilihan Pengurus Forum Anak Kabupaten Malinau Periode 2024-2026

“Yang penting itu kan waktu dan biaya. Kalau harus melakukan pengadaan baru lagi, tentu perlu diperhitungkan lagi karena membutuhkan anggaran dan waktu,” jelasnya.‎‎

Persiapan teknis tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Ernes dengan KONI Kaltara pada Kamis malam (15/10/2026). Selain peralatan, pertemuan itu turut membahas pembiayaan dan teknis pertandingan.

‎‎Sementara itu, kesiapan venue di Kabupaten Malinau dilaporkan telah melampaui 95 persen. Technical handbook (THB) atau buku panduan teknis pertandingan juga telah tersedia.‎‎

Baca juga  Jabatan Pimpinan di BKAD, RSUD dan Disdikbud Kaltara Masih Kosong

“Untuk venue, itu persiapan sudah mencapai di atas 95 persen. THB juga sudah ada,” tutupnya. (ve26/nn)

Baca juga

Tags