TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Bulungan, H. Riyanto menghadiri kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting yang digelar Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Bappeda dan Litbang di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati Bulungan, Senin siang (30/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan, Syarwani didampingi Wakil Bupati Bulungan, Kilat serta Sekretaris Daerah Bulungan, Risdianto.
Pra Musrenbang Tematik Stunting diikuti berbagai unsur mulai dari perangkat daerah terkait, instansi vertikal, lembaga nonpemerintah, akademisi, hingga para pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bulungan.
Kehadiran Ketua DPRD Bulungan dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah daerah dalam menangani persoalan stunting yang masih menjadi perhatian nasional maupun daerah.
H. Riyanto menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor dan dukungan seluruh pihak agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Persoalan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, akademisi, maupun stakeholder lainnya,” ujar H. Riyanto.
Ia mengatakan DPRD Bulungan mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi demi mempercepat penurunan stunting di Bulungan.
Menurutnya, perencanaan yang matang dan kolaboratif menjadi kunci agar program penanganan stunting dapat berjalan efektif hingga menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Melalui forum ini, kita berharap lahir program-program yang terarah, terpadu, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang menekankan pentingnya pendekatan konvergensi melalui keterpaduan berbagai program lintas sektor dengan fokus pada keluarga berisiko stunting.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/1685/bangda tentang Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang mendorong pemerintah daerah memperkuat perencanaan dan penganggaran secara terintegrasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bulungan mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mempercepat penanganan stunting di Kabupaten Bulungan.
Sementara itu, Ketua DPRD Bulungan menilai forum Pra Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.
“Penanganan stunting harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah,” tegas H. Riyanto.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap seluruh program penanganan stunting ke depan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (adv)





