KIHI Tanah Kuning – Mangkupadi, ‘Jurus Jitu’ Berau Agar Bergabung ke Kaltara, Akankah Tergoda ?

redaksi

AJAK
BERGABUNG : Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menawarkan Berau bergabung
ke Kaltara. (Foto : istimewa)

KALTARA,
penakaltara.id –  Adanya proyek strategis
nasional (PSN) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), salah satunya
pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning -Mangkupadi,
Kabupaten Bulungan. Hal itu dianggap menjadi ‘jurus jitu’ kembali untuk
menggoda Kabupaten Berau dapat bergabung ke Kaltara.

Gubernur
Kaltara, Zainal Arifin Paliwang acap kali menyuarakan hal tersebut. Melalui
silahturahmi dan dialog pernah dilakukan secara langsung. Dengan harapan
tawaran untuk bergabung dapat terwujudkan. Adanya KIHI Tanah Kuning –
Mangkupadi ke depan diyakini berdampak positif bagi Berau.

Tak
hanya itu, alasan lain Gubernur terus menawarkan Berau bergabung ke Kaltara. Pasalnya,
merunut sejarah awal rencana pembentukan Kaltara. Pertemuan pertama dilakukan
di Derawan dengan inisiator Berau, Bulungan dan Tarakan. Ketiga provinsi itu
awalnya sudah layak untuk dibentuknya sebuah provinsi.

Alhasil,
selama prosesnya terdapat revisi aturan. Dari tiga menjadi lima kabupaten/kota.
Sehingga tak cukup waktu lama, dibentuk Kabupaten Malinau dan Nunukan. Tetapi,
tak diketahui secara pasti alasannya. Berau mundur. Syarat itu pun tak
terpenuhi. Tana Tidung akhirnya menjadi solusi yang dilakukan saat itu.

Tetapi,
di usia Kaltara ke-10 ini. Gubernur ini lagi – lagi mencoba menawarkan.
Bahkan, diyakini tawaran itu sudah mendapatkan respons positif. Lalu apakah
Berau akan bergabung ke Kaltara ?. (*)

Baca juga  Kaltara Rawan Penyebaran Radikalisme, Ini Penyebabnya . . .

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer