KPPI Bulungan Gelar Bimtek Perdana, Bahas Komunikasi Politik Perempuan hingga Demokrasi Berkualitas

redaksi

TANJUNG SELOR – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bulungan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pengurus Organisasi di DC Mega Hotel, Tanjung Selor, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal KPPI Bulungan dalam memperkuat kapasitas perempuan di dunia politik dan organisasi.

Ketua KPPI Kabupaten Bulungan, Martina Kilat, S.Sos menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan atas dukungan dana hibah yang diberikan kepada KPPI pada program tahun ini. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi organisasi untuk menjalankan berbagai program kerja ke depan.

“Terima kasih kepada Pemda Bulungan atas bantuan dana hibah yang diberikan kepada KPPI. Kami sangat mengapresiasi dukungan dan ruang yang diberikan kepada organisasi perempuan politik ini. Bantuan tersebut sangat membantu kami dalam melaksanakan program kerja ke depan,” ujar Martina.

Baca juga  KPPI Bulungan Serukan Kebangkitan Perempuan di Dunia Politik, Targetkan Keterwakilan 30 Persen Jelang Pemilu Mendatang

Martina menjelaskan, KPPI merupakan organisasi lintas partai yang menjadi wadah perempuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran dalam dunia politik. Saat ini, KPPI Bulungan memiliki 28 orang pengurus aktif.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi bertema “Komunikasi Politik dan Advokasi Politik bagi Perempuan” yang menghadirkan sejumlah narasumber penting di Kabupaten Bulungan. Mereka yakni Kepala Badan Kesbangpol Bulungan Darmawan, S.Sos, Ketua Bawaslu Bulungan Dwi Suprapto, serta Plh. Ketua KPU Bulungan Jumadil.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Bulungan Darmawan yang hadir mewakili Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si menilai kegiatan yang digelar KPPI sangat penting untuk mendukung penguatan demokrasi dan peningkatan kualitas komunikasi politik perempuan.

Ia bahkan mengaku bangga dengan tema bimtek yang dinilai memiliki kualitas setara forum nasional. “Ini kelas nasional. Harusnya narasumbernya mungkin pengamat politik nasional,” ucap Darmawan disambut tawa peserta.

Menurutnya, konsep bimtek yang dibuat santai tanpa sekat meja justru menciptakan suasana diskusi yang aktif dan komunikatif. Ia berharap kegiatan tersebut mampu membuka wawasan perempuan politik di Bulungan terkait pentingnya demokrasi yang sehat, komunikasi politik yang baik, dan kesamaan visi dalam membangun daerah.

Baca juga  KPPI Bulungan Serukan Kebangkitan Perempuan di Dunia Politik, Targetkan Keterwakilan 30 Persen Jelang Pemilu Mendatang

“Hari ini tidak salah menghadirkan KPU dan Bawaslu. Kita ingin memberikan edukasi politik, bagaimana demokrasi yang baik dan bagaimana komunikasi politik dibangun dengan visi yang sama,” katanya.

Darmawan juga menegaskan bahwa politik tidak boleh dipandang negatif, sebab dalam kehidupan sehari-hari, aktivitas masyarakat tidak pernah lepas dari politik.
“Dalam kehidupan ini, politik selalu ada dan tidak bisa ditinggalkan. Tinggal bagaimana kita membangun politik yang sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (***)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer