Safari Natal Hadirkan Sukacita di Long Beluah, Jemaat Sampaikan Harapan kepada Pemerintah

redaksi

LONG BELUAH – Safari Natal Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama LPPD Kabupaten Bulungan membawa suasana sukacita bagi jemaat Gereja di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat. Kehadiran pemerintah disambut penuh hangat dan rasa gembira oleh masyarakat.

Pendeta Elia P. Buntudayang menyampaikan rasa syukur dan haru atas pelaksanaan Safari Natal di wilayah mereka yang selama ini jarang mendapatkan kunjungan serupa.

“Sungguh amat gembira atas penunjukan yang tentu jadi bagian sukacita. Hari ini merayakan Natal—ini luar biasa. Safari seperti ini jarang ada di daerah, program pemerintah ini luar biasa sebagai wujud silaturahmi dan kehadiran itu menjawab banyak hal,” ungkap Pendeta Elia.

Ia juga menyampaikan kondisi jemaat yang kini tinggal 34 KK, jauh berkurang dari ratusan KK pada masa lalu akibat perubahan kawasan dan aktivitas perusahaan.

Pendeta Elia kemudian menitipkan sejumlah harapan. “Ruangan gereja kami belum memadai dan panas. Harapan kami, sejak berdirinya gereja ini belum pernah dirombak. Semoga tahun depan ada perhatian, gereja ini bisa dibantu untuk direnovasi,” katanya.

Baca juga  Wakil Bupati Kilat Serap Aspirasi Kades Pimping, Pastikan Program Daerah Seirama hingga Desa Budaya

Terkait infrastruktur wilayah, ia menambahkan. “Beberapa waktu lalu listrik dan jaringan hilang hampir sebulan lebih. Kami mohon dibantu menyuarakannya. Jembatan dan jalan ke Mara 1 juga kami berharap bisa ditingkatkan. Yang paling penting, kondisi air bersih di Long Beluah dan Kecamatan Tanjung Palas Barat masih kurang memadai,” tambahnya

Ia menutup dengan pesan menyongsong agenda besar tahun depan. “Tahun depan ada konferensi daerah. Kami mohon dukungan khususnya untuk air bersih dan pengembangan gereja. Terima kasih kepada Pak Wakil Bupati dan seluruh rombongan,” jelasnya.

Ketua LPPD Kabupaten Bulungan, Marta Are, S.Th dalam sambutannya memuji kerukunan masyarakat Tanjung Palas Barat. “Tanjung Palas Barat adalah miniatur Indonesia. Kami berharap melalui Natal tercipta damai di sini sehingga harmonisasi tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Safari Natal merupakan bukti nyata tri kerukunan umat beragama. “Kami bersyukur, safari ini menghadirkan eksekutif dan legislatif untuk duduk bersama menyembah Tuhan. Ini menjadi implementasi kerukunan itu sendiri.”

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menyampaikan bahwa sejumlah usulan jemaat harus segera diinput agar dapat masuk dalam sistem perencanaan daerah.

“Usulan akhir tahun ini dapat dimasukkan ke melalui SIPD. Saran kami, ketika membangun atau mengusulkan sesuatu, terutama dari kesra dan lainnya, susun proposal yang sesuai format. Awal 2026 segera dimasukkan agar ikut proses dan dapat terealisasi,” ungkapnya.

Baca juga  Menteri Pertanian Kunjungi Bulungan: Tegaskan Komitmen Modernisasi Pertanian dan Percepatan Swasembada Pangan di Kaltara

Ia juga menekankan agar masyarakat tidak terbebani dalam perayaan keagamaan. “Kehadiran kami adalah bentuk dukungan. Jangan memaksakan diri dalam perayaan Natal. Yang penting esensi kebersamaan dan ibadahnya. Kami memahami kebutuhan jemaat.”

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia. “Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyiapkan perayaan Safari Natal ini dengan sangat baik,” katanya.

Kehadiran pemerintah dalam Safari Natal ini bukan hanya menghadirkan sukacita, tetapi juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan. Jemaat Long Beluah berharap agar perhatian terhadap gereja, infrastruktur desa, dan kebutuhan dasar seperti air bersih dapat menjadi prioritas pada tahun mendatang. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer