TANJUNG SELOR – Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan agar menjaga integritas serta tidak terlibat dalam tiga persoalan serius yang dapat merusak karier dan masa depan, yakni narkoba, judi online, dan perceraian.
Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman yang bisa menjerat siapa saja, termasuk ASN yang memiliki penghasilan tetap dan kehidupan yang stabil.
“Narkoba bukan hanya menjerat orang yang menganggur atau bermasalah, tetapi bisa siapa saja. Sekali masuk, tidak ada jalan keluar selain kehancuran. Oleh karenanya, saya ingatkan, jangan coba-coba,” tegas Kilat.
Ia menjelaskan, arahan ini sejalan dengan instruksi Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, yang secara tegas menyatakan bahwa ASN yang terlibat narkoba akan langsung diberi sanksi tanpa kompromi.
“Sebelum proses hukum berjalan, saya pastikan sudah diberhentikan. Jangan sampai pengabdian bertahun-tahun hilang hanya karena kesalahan sendiri,” kata Bupati Syarwani.
Selain narkoba, Bupati juga menyoroti maraknya praktik judi online (judol) yang dapat berdampak pada kinerja dan pelayanan ASN.
“Jangan coba-coba bermain judi online. Itu bisa mengganggu kinerja. Jangan sampai gara-gara sibuk judi, kita lupa turun ke sekolah, lupa ke puskesmas, padahal tugas kita melayani masyarakat,” ujarnya mengingatkan.
Tak hanya itu, Bupati Syarwani juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Menurutnya, meningkatnya angka ASN yang mengajukan perceraian menjadi perhatian khusus pemerintah.
“Saya sering menerima laporan soal pegawai yang mengajukan perceraian. Saya minta ini dijaga. Pegawai negeri yang ingin bercerai harus mendapat persetujuan bupati sebelum sidang di Pengadilan Agama. Jadi jangan mudah-mudah mengajukan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa citra ASN melekat pada nama baik pemerintah daerah.
“Satu saja kesalahan, entah narkoba, judi online atau perceraian, orang luar tidak bilang oknum, tetapi menyebut nama Pemkab Bulungan. Jadi jagalah martabat kita,” pesan Bupati.
Bupati juga menambahkan bahwa ASN di Bulungan sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun sehingga tidak memerlukan pembekalan teknis tambahan. Yang terpenting adalah menjaga perilaku dan komitmen moral.
“Kawan-kawan sudah teruji. Yang harus dijaga adalah hal-hal yang bisa merusak nama baik kita semua,” tandasnya.
Dengan pengingat tegas ini, Pemkab Bulungan berharap seluruh ASN tetap menjadi teladan bagi masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. (DKIP_Bulungan)





