TANJUNG SELOR – Dalam upaya mendorong percepatan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDG’s) di Kabupaten Bulungan, khususnya pada aspek penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama GIZ melalui Program PLHL melakukan penandatanganan komitmen bersama kemitraan multi pihak. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Bulungan, Kamis (6/11/2025).
Penandatanganan komitmen tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, organisasi perempuan, hingga kader kesehatan. Kolaborasi ini difokuskan pada dua wilayah prioritas intervensi penurunan stunting, yakni Kelurahan Tanjung Selor Timur dan Desa Jelarai.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menegaskan bahwa percepatan pencapaian SDG’s, khususnya target penurunan stunting, tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan sinergi dan komitmen bersama lintas sektor.
“Permasalahan stunting ini bukan hanya urusan satu OPD atau satu instansi saja. Ini adalah persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, mitra pembangunan, hingga masyarakat,” tegas Kilat.
Ia menilai, penandatanganan komitmen bersama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh pihak memiliki visi dan langkah yang sejalan dalam upaya menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
“Dengan adanya komitmen bersama ini, kita ingin memastikan bahwa setiap program, setiap intervensi, dan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam penanganan stunting. Menurutnya, data yang akurat akan menjadi dasar dalam menentukan langkah intervensi yang efektif.
“Kita harus bekerja berbasis data, by name by address. Dengan begitu, intervensi yang dilakukan tidak bersifat umum, tetapi menyentuh langsung anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan GIZ Program PLHL menyampaikan bahwa kemitraan multi pihak menjadi kunci utama dalam mencapai target SDG’s di tingkat daerah. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan masyarakat lokal akan memperkuat keberlanjutan program yang dijalankan.
“Kami percaya bahwa perubahan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud jika semua pihak bergerak bersama. Kabupaten Bulungan menunjukkan komitmen kuat dalam upaya penurunan stunting dan pencapaian SDG’s,” ungkapnya.
Melalui komitmen bersama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam menciptakan program-program yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan, khususnya dalam mewujudkan Kabupaten Bulungan yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting, sejalan dengan agenda global SDG’s. (DKIP_Bulungan)





