UMKM Bulungan Tumbuh Pesat, Wabup Kilat: Kemudahan Perizinan dan Kredit Mesra Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

redaksi

TANJUNG SELOR – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulungan menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah UMKM di Bulungan meningkat signifikan dari 8.779 unit pada tahun 2021 menjadi 10.696 unit pada tahun 2024. Capaian ini menjadi indikator kuat menggeliatnya ekonomi kerakyatan di Bumi Tenguyun.


Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah UMKM tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan perizinan usaha kepada masyarakat.


“Peningkatan ini karena kita memberikan kemudahan dalam izin produksi rumah tangga (IPRT) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara elektronik, sehingga para pelaku usaha lebih mudah dan cepat dalam mengurus legalitas usahanya,” ujar Wabup Kilat.
Ia menegaskan bahwa kemudahan perizinan menjadi langkah awal agar pelaku UMKM dapat naik kelas, memiliki kepastian hukum, serta lebih mudah mengakses pembiayaan dan pasar yang lebih luas.

Baca juga  Wakil Bupati Bulungan: Penanaman Jagung Perdana di PT Primatunas Kharisma adalah Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan 2025


Lebih lanjut, Wabup Kilat menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan juga memberikan dukungan konkret melalui program Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Kredit Mesra) sebagai bentuk keberpihakan kepada pelaku usaha kecil dan masyarakat ekonomi bawah.


“Kita mendukung perkembangan UMKM melalui berbagai program dan kebijakan. Salah satunya melalui Kredit Mesra, yaitu pinjaman modal usaha tanpa agunan dengan subsidi ganda yang disalurkan melalui BPR Bank Bulungan,” jelasnya.
Program Kredit Mesra ini secara khusus ditujukan bagi masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap kredit perbankan konvensional, termasuk pelaku UMKM, kelompok tani, dan nelayan.


“Sejak tahun 2023 hingga Agustus 2025, hampir Rp18,5 miliar telah kita kucurkan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 376 orang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah,” ungkapnya.


Selain dukungan permodalan, Pemerintah Kabupaten Bulungan juga terus mendorong pengembangan produk unggulan daerah melalui penguatan sektor kerajinan lokal. Salah satunya dengan meresmikan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bulungan sebagai wadah pembinaan, promosi, dan pengembangan karya kreatif masyarakat.

Baca juga  Gelar Bimtek Katalog Elektronik Versi 6, Upaya Transformasi Digital Pemerintah Yang Inklusif dan Akuntabel


Ia berharap, pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bulungan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta kesejahteraan ekonomi daerah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Jika UMKM kuat, maka ekonomi Bulungan akan semakin tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer