TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan dan penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyediakan ruang usaha strategis bagi para pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya secara lebih luas dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya membuka sebanyak mungkin akses ruang usaha yang mudah dijangkau masyarakat serta memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Melalui kegiatan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, ruang UMKM di sepanjang Tepian Sungai Kayan, dan beberapa lokasi lain yang telah disiapkan, kami memberikan wadah bagi masyarakat untuk berjualan dan memasarkan produk lokal,” ujar Wabup Kilat.
Menurutnya, penyediaan ruang usaha tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, tetapi juga untuk menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif yang hidup dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan. Dengan adanya ruang promosi dan transaksi yang representatif, produk-produk lokal diharapkan semakin dikenal dan memiliki daya saing.
Atas berbagai upaya dan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulungan berhasil meraih Penghargaan Apresiasi Daerah Peduli UMKM dan Potensi Sumber Daya Lokal dari Kompas TV. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kompas TV pada bulan September lalu.
Wabup Kilat menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menggerakkan ekonomi lokal.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sektor UMKM dan mengoptimalkan potensi lokal agar Bulungan semakin mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, Pemkab Bulungan akan terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada UMKM, baik dari sisi permodalan, pembinaan, pemasaran, hingga digitalisasi usaha.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Jika UMKM kita kuat, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih inklusif,” pungkas Wabup Kilat. (DKIP_Bulungan)





