TANJUNG SELOR – Dalam rangkaian Safari Natal Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kamis (4/12/2025), Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md menerima sejumlah aspirasi masyarakat. Salah satu usulan datang dari pengurus GPSI Hosana Bunyu, Kecamatan Bunyu, yang mengharapkan pembangunan gereja baru dengan kapasitas lebih luas.
Pengurus gereja menyampaikan langsung bahwa bangunan gereja yang mereka gunakan saat ini sudah terlalu sempit untuk menampung jemaat yang terus bertambah. Kondisi tersebut membuat gereja membutuhkan ruang ibadah yang lebih besar dan representatif.
“Gereja sempit. Gereja yang lama bisa jadi tempat kegiatan anak sekolah Minggu,” ujar perwakilan pengurus GPSI Hosana Bunyu.
Menindaklanjuti usulan tersebut, Wakil Bupati Bulungan bersama rombongan meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan gereja baru. Dari hasil peninjauan, Wabup menyampaikan bahwa bangunan gereja yang ideal setidaknya berukuran 12 x 20 meter.
“Dari pembicaraan kita saat meninjau calon lokasi, ukuran gereja yang dibutuhkan paling tidak 12 x 20 meter,” jelas Wabup Kilat.
Wabup juga menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran untuk pembangunan gereja tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar. Usulan tersebut telah disampaikan secara langsung oleh pengurus gereja yang berharap dapat diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Terkait permohonan itu, Wakil Bupati menyatakan optimisme sekaligus kehati-hatian dalam proses penganggaran.
“Kita berharap kondisi APBD Bulungan terus membaik, sehingga segala usulan yang masuk dapat diakomodir. Namun tentu harus melalui prosedur yang benar—harus ada usulan resmi yang masuk sebagai dasar penganggaran,” tegas Wabup Kilat.
Safari Natal tersebut tidak hanya menjadi momen ibadah dan silaturahmi, tetapi juga sarana bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan pembangunan sarana keagamaan demi kenyamanan dan pertumbuhan jemaat di Kecamatan Bunyu. (adv/dni)





