Saat Pedalaman Dilanda Duka Kebakaran, Wakil Bupati Bulungan Arungi Sungai dengan Perahu Bermuatan Bantuan Demi Menguatkan Warga yang Kehilangan Rumah

redaksi

Pagi itu langit di pedalaman Kabupaten Bulungan tampak mendung. Aliran sungai yang membelah wilayah Kecamatan Peso terlihat kecokelatan dengan arus cukup deras. Potongan kayu besar sesekali hanyut mengikuti derasnya air, menjadi ancaman bagi siapa saja yang melintas.

Rachmad Rhomadhani, Tanjung Selor

NAMUN kondisi alam yang tidak bersahabat itu tidak menghentikan langkah rombongan Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md untuk menemui warga korban kebakaran di Desa Long Lasan.

Di atas perahu kayu sederhana yang mengangkut bantuan bahan pokok, Wakil Bupati bersama istri dan rombongan duduk berhimpitan dengan kapal berisi beras, mi instan, air mineral, hingga kebutuhan pokok lainnya.

Perjalanan menuju desa terdampak kebakaran itu bukanlah perjalanan mudah. Selain harus menempuh waktu cukup lama, rombongan juga harus berhati-hati menghadapi derasnya arus sungai dan tumpukan kayu yang sewaktu-waktu dapat menghantam perahu.

Sesekali mesin perahu diperlambat. Beberapa anggota rombongan tampak waspada mengamati batang-batang kayu yang hanyut di permukaan sungai. Di titik tertentu, bantuan bahkan harus dipindahkan dari kendaraan menuju perahu karena kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan darat.

Namun bagi Wakil Bupati, perjalanan berat itu seakan tidak berarti dibanding penderitaan warga yang baru saja kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Kilat di sela kunjungannya, Selasa (19/5/2026).

Baca juga  Wakil Bupati Kilat Serap Aspirasi Kades Pimping, Pastikan Program Daerah Seirama hingga Desa Budaya

Setibanya di Desa Long Lasan, suasana haru langsung terasa. Beberapa warga menyambut kedatangan rombongan. Di lokasi kebakaran, rumah-rumah yang sebelumnya menjadi tempat berteduh kini hanya menyisakan puing hitam.

Anak-anak yang terdampak beberapa tinggal di sekitar posko darurat, para orang tua berusaha tegar meski kehilangan hampir seluruh harta benda mereka. Kehadiran Wakil Bupati dan rombongan menjadi penghiburan tersendiri bagi warga yang sejak beberapa hari terakhir diliputi kesedihan.

Bantuan yang dibawa langsung diarahkan ke posko untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat terdampak. Meski bantuan itu tidak mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami warga, perhatian dan kehadiran pemerintah secara langsung menjadi suntikan semangat yang begitu berarti.

Di hadapan warga, Wabup meminta masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Baca juga  PT Adindo Hutani Lestari Audiensi dengan Wakil Bupati Bulungan, Siap Jalin Kolaborasi di Bidang Kehutanan

“Kehadiran pemerintah bukan hanya ketika masyarakat dalam keadaan baik, tetapi juga saat warga sedang menghadapi kesulitan,” ucapnya.

Ucapan itu disambut anggukan warga yang berkumpul di sekitar lokasi. Bagi mereka, perjalanan jauh yang ditempuh pemerintah daerah hingga masuk ke wilayah pedalaman menjadi bukti nyata bahwa penderitaan masyarakat benar-benar diperhatikan.

Kepala Desa Bernabas Ngau mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukkan pemerintah daerah kepada warganya. Menurutnya, tidak mudah mencapai Desa Long Lasan, terlebih dengan kondisi sungai yang sedang deras dan penuh kayu hanyut. Namun rombongan Wakil Bupati tetap datang membawa bantuan dan dukungan moril.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran pemerintah memberi semangat besar bagi warga kami,” ungkapnya.

Perjalanan kepedulian itu tidak berhenti di Long Lasan. Wakil Bupati Bulungan bersama rombongan juga melanjutkan kunjungan ke Desa Mara Satu, Kecamatan Tanjung Palas Barat, yang juga mengalami musibah serupa.

Di desa tersebut, suasana duka masih terasa kuat. Warga yang kehilangan rumah berusaha bertahan di tempat penampungan sementara sambil berharap kehidupan mereka dapat kembali pulih.

Baca juga  Tiga Pejabat Tinggi Pratama Resmi Dikukuhkan, Wabup Kilat: Pimpin dengan Cepat, Adaptif, dan Berorientasi Pelayanan

Kedatangan pemerintah daerah kembali disambut hangat. Sejumlah warga mengaku tersentuh karena merasa tidak ditinggalkan menghadapi musibah sendirian. Bantuan yang datang dinilai bukan sekadar kebutuhan pokok, tetapi juga bentuk perhatian yang memberi kekuatan batin bagi para korban.

Musibah kebakaran memang meninggalkan luka mendalam. Rumah yang selama bertahun-tahun dibangun kini habis dalam hitungan jam. Kenangan, harta benda, hingga rasa aman seakan ikut terbakar bersama kobaran api.

Namun di tengah duka itu, perjalanan Wakil Bupati Bulungan menyusuri sungai deras menuju wilayah terdampak menjadi simbol bahwa pemerintah hadir bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga melalui langkah nyata di tengah masyarakat.

Di pedalaman Bulungan yang jauh dari hiruk-pikuk kota, kepedulian itu hadir melalui perjalanan panjang, perahu sederhana, dan keberanian menembus derasnya sungai demi memastikan warga yang tertimpa musibah tetap memiliki harapan. (***)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer