Harkitnas Jadi Momentum Bulungan Perkuat Kemandirian di Tengah Geopolitik Dunia

redaksi

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Kabupaten Bulungan dimaknai sebagai momentum memperkuat kemandirian daerah di tengah kondisi geopolitik dunia dan ekonomi global yang tidak menentu.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md menyampaikan hal tersebut usai memimpin upacara Harkitnas di halaman Kantor Bupati Bulungan, Rabu pagi (20/5). Menurutnya, situasi global saat ini menjadi tantangan sekaligus pengingat agar daerah mampu memperkuat ketahanan ekonomi dan sumber daya manusia.

“Tantangan geopolitik dunia dan ekonomi global saat ini mengharuskan kita semakin mandiri dan memperkuat daya saing daerah,” ujar Wabup.

Baca juga  Tinggalkan Seleksi Terbuka Konvensional, Pemkab Bulungan Siapkan Pola Manajemen Talenta ASN untuk Pengisian Jabatan Strategis

Dalam kesempatan itu, Wabup membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid terkait tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Ia menjelaskan, tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa melalui pembangunan yang berkelanjutan hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Bulungan.

Menurut Wabup, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.

Baca juga  Pasca Dilantik di Istana Negara, Target Prioritas 100 Hari Kerja Syarwani-Kilat pada Program Pertanian Berkelanjutan

“Program seperti Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah untuk memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa agar tidak bergantung pada pihak luar,” katanya.

Ia menambahkan, koperasi desa nantinya diharapkan mempermudah akses masyarakat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen hingga kebutuhan pokok lainnya. Dengan demikian, desa-desa di Bulungan dapat tumbuh lebih mandiri dalam menghadapi dampak ketidakpastian ekonomi global.

Selain sektor ekonomi, pemerintah juga memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.

Baca juga  MRI Rp 23 Miliar Resmi Beroperasi di RSD Tanjung Selor, Bupati dan Wakil Bupati Bulungan Targetkan Bisa Diakses Lewat BPJS

“Melalui kebijakan ini, kita memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa mendapatkan ruang digital yang sehat dan aman untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” tandasnya. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags