TANJUNG SELOR – Upaya memperkuat pemberantasan korupsi serta mendukung keberhasilan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fokus utama dalam penelitian strategis yang digelar Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Mapolda Kalimantan Utara. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., di Gedung Rupatama Bharadaksa, dengan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara.
Penelitian yang dilaksanakan oleh tim dari Mabes Polri ini dipimpin oleh Ketua Tim, Kombes Pol. A. Widihandoko, S.H., M.H. Turut hadir sebagai narasumber eksternal Pembina Utama Moch. Nurhasim, S.IP., M.Si., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Pembina TK. I Budi Triyanto, S.Sos., selaku Sekretaris Tim.
Kegiatan penelitian dan Focus Group Discussion (FGD) tersebut mengangkat dua isu strategis yang saat ini menjadi perhatian nasional. Tema pertama membahas optimalisasi pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah, dengan meninjau aspek sumber daya manusia, pola pikir personel, hingga penguatan kelembagaan.
Sementara itu, tema kedua mengulas optimalisasi peran Polri dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat dan percepatan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf menekankan pentingnya penelitian tersebut sebagai sarana menyerap berbagai masukan dari wilayah hukum Polda Kaltara yang memiliki karakteristik tersendiri, termasuk kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Menurutnya, tantangan pemberantasan korupsi di daerah memerlukan kesiapan yang komprehensif, tidak hanya dari sisi sarana dan kelembagaan, tetapi juga integritas setiap personel yang menjalankan tugas.
“Pemberantasan korupsi di kewilayahan memerlukan kesiapan sumber daya yang matang, kelembagaan yang kuat, serta yang paling utama adalah mindset atau integritas personel yang kokoh,” tegas Brigjen Pol. Yusuf.
Selain membahas penegakan hukum, Wakapolda juga menyoroti pentingnya keterlibatan Polri dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis yang menyasar masyarakat penerima manfaat hingga ke wilayah terpencil.
Ia menegaskan bahwa Polda Kaltara siap mendukung kelancaran distribusi program tersebut agar dapat berjalan tepat sasaran, termasuk menjangkau daerah pelosok dan kawasan perbatasan.
“Mengenai program Makanan Bergizi Gratis, Polri berkomitmen penuh mengawal stabilitas distribusinya agar tepat sasaran hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan. Ini adalah investasi jangka panjang kita bersama menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Melalui penelitian yang dilakukan Puslitbang Polri ini, berbagai data lapangan, tantangan operasional, serta aspirasi dari satuan kewilayahan akan dihimpun secara menyeluruh. Hasil penelitian tersebut nantinya akan menjadi bahan rekomendasi ilmiah berbasis data yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta mengoptimalkan peran Polri dalam mendukung program-program strategis nasional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polri untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kebijakan secara berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat dengan pendekatan yang lebih profesional, modern, dan terpercaya. (***)
Puslitbang Polri Kaji Strategi Antikorupsi dan Program MBG di Kaltara, Wakapolda Tekankan Integritas Personel






