Jari Bengkak Akibat Cincin Tersangkut, Siswa Minta Bantuan Damkar untuk Evakuasi

redaksi

Petugas Damkar melepas cincin sempit pada seorang siswa. (FOTO:Winda/Pena Kaltara).

TANJUNG SELOR – Seorang siswa mendatangi Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tanjung Selor untuk meminta bantuan melepas cincin yang tersangkut di jari manis tangan kirinya, Selasa (2/6/2026).

Kondisi jari korban saat itu sudah mulai mengalami pembengkakan karena cincin logam yang dikenakan tidak dapat dilepaskan secara mandiri. Khawatir menimbulkan cedera yang lebih serius, siswa tersebut kemudian memutuskan meminta pertolongan kepada petugas Damkar.

Baca juga  Kilat, A.Md Jalin Silaturahmi dan Ibadah Bersama Warga Punan Semeriot di Kecamatan Sekatak

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Damkar langsung melakukan penanganan di halaman markas. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan alat gerinda mini (rotary tool) untuk memotong bagian cincin yang menjepit jari korban.

Guna menghindari luka akibat gesekan maupun panas dari alat pemotong, petugas menyisipkan sendok besi tipis di antara cincin dan kulit jari sebagai pelindung selama proses pemotongan berlangsung.

Berkat ketelitian dan keterampilan petugas, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan pada korban. Proses penyelamatan berlangsung dengan aman dan dalam waktu relatif singkat.

Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa tugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga pelayanan penyelamatan non-kebakaran yang kerap dibutuhkan masyarakat dalam berbagai kondisi darurat sehari-hari.

Baca juga  "Tugu Persatuan Desa Pimping Berdiri di Empat Penjuru Mata Angin" Kades Pimping : Melambangkan Persatuan !

Usai mendapatkan penanganan, siswa tersebut mengaku lega dan menyampaikan apresiasi kepada petugas yang telah membantunya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Damkar yang sudah membantu menangani saya,” ujarnya. (wd26/nn)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer