Perempuan Bukan Sekadar Pelengkap, KPPI Bulungan Dorong Kaum Perempuan Desa Pimping Aktif Berpolitik dan Berperan dalam Pembangunan Daerah

redaksi

PIMPING – Upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam kehidupan politik terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Perempuan yang diselenggarakan oleh Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bulungan di Desa Pimping, Sabtu (13/6/2026).


Mengusung tema “Meningkatkan Partisipasi dan Peran Perempuan dalam Bidang Politik”, kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus ruang diskusi bagi kaum perempuan untuk memahami hak, peran, dan peluang mereka dalam kehidupan politik, baik di tingkat desa maupun dalam ruang pengambilan kebijakan yang lebih luas.


Ketua KPPI Kabupaten Bulungan, Martina Kilat, S.Sos, menegaskan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, perempuan tidak hanya memiliki hak untuk memberikan suara dalam setiap proses pemilihan umum, tetapi juga memiliki kesempatan dan hak yang sama untuk dipilih, menyampaikan aspirasi, serta terlibat dalam proses pembangunan daerah melalui jalur politik.


Martina menjelaskan bahwa pendidikan politik bagi perempuan menjadi sangat penting karena masih terdapat berbagai tantangan yang menyebabkan keterlibatan perempuan dalam dunia politik belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman, keberanian, serta kepercayaan diri perempuan agar mampu mengambil peran strategis dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.


“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap kaum perempuan dapat berperan serta dan berpartisipasi aktif dalam bidang politik. Perempuan tidak hanya memiliki hak untuk memilih, tetapi juga memiliki hak untuk dipilih, menyuarakan pendapat, serta mendapatkan perlakuan yang setara dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Martina.

Baca juga  KPPI Bulungan Serukan Kebangkitan Perempuan di Dunia Politik, Targetkan Keterwakilan 30 Persen Jelang Pemilu Mendatang


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan perempuan dalam partai politik tidak boleh dipandang hanya sebagai pelengkap administrasi atau sekadar memenuhi kuota keterwakilan perempuan. Sebaliknya, perempuan harus hadir sebagai pejuang yang mampu memberikan gagasan, kontribusi, dan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta pembangunan sumber daya manusia.


“Perempuan dalam partai politik bukan hanya sekadar pelengkap. Perempuan adalah pejuang yang mampu membuktikan kepada partai politik maupun masyarakat bahwa mereka bisa dan mampu berpartisipasi serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui keterlibatannya di dunia politik,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan politik sebagai bagian dari pembangunan demokrasi yang sehat dan inklusif. Mereka juga diajak memahami bagaimana peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan yang lebih berkeadilan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Baca juga  KPPI Bulungan Gelar Bimtek Perdana, Bahas Komunikasi Politik Perempuan hingga Demokrasi Berkualitas


Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan berbagai pandangan terkait tantangan yang dihadapi perempuan dalam berpartisipasi di bidang politik, termasuk persoalan minimnya akses informasi, rendahnya kepercayaan diri, hingga masih adanya stereotip yang membatasi ruang gerak perempuan dalam kehidupan publik.


Melalui dialog tersebut, peserta didorong untuk lebih memahami bahwa keterlibatan perempuan dalam politik bukan semata-mata untuk memperoleh jabatan, tetapi merupakan bentuk pengabdian dan kontribusi nyata dalam menentukan arah pembangunan daerah serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.


Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Pimping. Hal tersebut terlihat dari antusiasme peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Selain dihadiri oleh pengurus KPPI Kabupaten Bulungan, kegiatan ini juga diikuti oleh perempuan Desa Pimping yang berasal dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pelajar SMA dan SMK setempat.


Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesadaran politik perempuan tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi perempuan semata, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat agar tercipta kesetaraan kesempatan dan partisipasi dalam pembangunan.

Baca juga  KPPI Bulungan Gelar Bimtek Perdana, Bahas Komunikasi Politik Perempuan hingga Demokrasi Berkualitas


Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa-desa lainnya di Kabupaten Bulungan. Dengan semakin banyak perempuan yang memahami hak dan perannya dalam kehidupan politik, diharapkan akan lahir generasi perempuan yang lebih berani, mandiri, kritis, dan mampu mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah.


Melalui sosialisasi pendidikan politik ini, KPPI Kabupaten Bulungan kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualitas partisipasi perempuan dalam demokrasi. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh keterlibatan satu kelompok saja, melainkan membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa.


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran bahwa perempuan memiliki kapasitas, kemampuan, dan hak yang sama untuk berperan aktif dalam kehidupan politik. Dengan partisipasi perempuan yang semakin kuat, diharapkan tercipta demokrasi yang lebih inklusif, representatif, dan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan seluruh lapisan masyarakat. (dd)

Baca juga

Tags