Perdana di Kaltara, Masjid Baiturahman Tarakan Jadi Percontohan Program Masjid Clean Berbasis CSR

redaksi

TARAKAN – Upaya menciptakan rumah ibadah yang bersih, nyaman, dan sehat kini mulai digaungkan di Kalimantan Utara. Program Masjid Clean, sebuah gerakan sosial berbasis kolaborasi dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), resmi hadir di provinsi ini dengan Masjid Baiturahman di kawasan Pasir Putih, Jalan Bhayangkara, Kota Tarakan, sebagai lokasi pertama pelaksanaannya.

Program yang telah berjalan di Balikpapan sejak 2015 tersebut bertujuan membantu pengelola masjid menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah secara profesional tanpa membebani biaya operasional masjid.

Founder Program Masjid Clean, Eko, mengatakan kehadiran program tersebut di Kalimantan Utara merupakan hasil kolaborasi bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang melihat pentingnya gerakan kebersihan masjid diperluas hingga ke wilayah perbatasan Indonesia.

Baca juga  Empati Tak Sekadar Kata, Polsek Tarakan Barat Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor

“Di Balikpapan kami sudah menjalankan program ini di 73 masjid. Kemudian program ini dilirik oleh teman-teman Apindo Kalimantan Utara. Tujuannya bagaimana kami bisa berkolaborasi dengan pengusaha Indonesia, khususnya Apindo, agar program ini dapat dikembangkan di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Menurut Eko, Masjid Clean bukan sekadar kegiatan membersihkan rumah ibadah, melainkan gerakan sosial yang mengajak perusahaan menyalurkan dana CSR untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui fasilitas ibadah yang lebih layak dan nyaman.

Ia menjelaskan, sejak dimulai pada 2015, program tersebut terus berkembang dengan target menjangkau hingga 1.000 masjid di Indonesia. Namun, realisasi program di setiap daerah bergantung pada dukungan dan partisipasi perusahaan melalui Apindo.

“Pendanaan nantinya berasal dari Apindo melalui CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Tarakan. Setelah berjalan di sini, program ini diharapkan bisa bergerak ke kabupaten dan provinsi lainnya,” katanya.

Baca juga  Warung Bakso ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Terbakar Senin Siang

Eko memastikan seluruh kebutuhan operasional telah dipersiapkan oleh tim Masjid Clean sehingga pengurus masjid tidak dibebani biaya apa pun.

“Peralatan sudah kami sediakan sendiri, sehingga masjid tinggal menerima hasil kebersihannya tanpa harus memberikan imbalan. Di Tarakan sendiri kami memiliki 13 personel, terdiri dari lima perempuan dan delapan laki-laki yang siap menjalankan program ini,” jelasnya.

Dipilihnya Masjid Baiturahman sebagai lokasi perdana dinilai tepat karena masjid tersebut menjadi salah satu ikon rumah ibadah di Kota Tarakan. Selain memiliki arsitektur yang megah, masjid ini juga menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk beribadah maupun wisata religi.

Baca juga  Warung Bakso ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Terbakar Senin Siang

Dengan hadirnya Program Masjid Clean, diharapkan standar kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah di Kalimantan Utara semakin meningkat. Gerakan ini juga menjadi contoh sinergi antara dunia usaha, organisasi pengusaha, dan masyarakat dalam menghadirkan lingkungan ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masjid di Kalimantan Utara yang memperoleh manfaat dari layanan kebersihan profesional, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial melalui pemanfaatan dana CSR perusahaan. (wd26/dd)

Baca juga

Tags