TARAKAN – Di tengah duka yang menyelimuti warga terdampak tanah longsor, secercah harapan datang melalui kepedulian jajaran Polsek Tarakan Barat. Dengan membawa bantuan dan semangat kebersamaan, personel kepolisian hadir menyapa langsung keluarga korban sebagai wujud nyata empati kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.

Bakti sosial tersebut dilaksanakan di RT 09, Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Rabu (8/7/2026), dipimpin langsung Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Muhammadong, bersama jajaran personel.
Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kanit Reskrim, Kanit Binmas, Kanit Intel, Kanit Provos, Bhabinkamtibmas Kelurahan Selumit, serta personel Polsek Tarakan Barat lainnya.
Bantuan diserahkan kepada keluarga Petrus Wahyudi, salah seorang warga yang rumahnya terdampak tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan pada Selasa (7/7/2026).
Kapolsek Tarakan Barat IPTU Muhammadong mengatakan, musibah longsor yang terjadi di wilayahnya tersebar di empat titik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut mengakibatkan kerugian material bagi sejumlah warga.
“Alhamdulillah pagi ini kita dapat membantu masyarakat. Sebenarnya ada empat lokasi yang terdampak tanah longsor. Namun dari empat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja dua lokasi mengalami kerugian yang cukup dirasakan oleh para korban,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan memang tidak mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami warga. Namun, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kekuatan moral sekaligus menunjukkan bahwa para korban tidak menghadapi musibah seorang diri.
“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dukungan moril sekaligus meringankan beban warga yang terdampak bencana,” katanya.
IPTU Muhammadong menegaskan, Polri akan terus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap memberikan pelayanan, perlindungan, serta bantuan kemanusiaan ketika warga menghadapi situasi sulit.
Selain menyerahkan bantuan, pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan atau lereng yang rawan longsor.
Ia mengimbau agar aktivitas pengerukan tanah di kawasan perbukitan dihentikan karena berpotensi meningkatkan risiko longsor. Warga juga diminta segera menjauh dari area lereng saat hujan deras mengguyur serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penghijauan.
“Kami tegaskan agar tidak ada lagi pengerukan tanah di gunung. Jika hujan turun, masyarakat diminta menjauhi lokasi yang rawan longsor dan selalu menjaga jarak dari tebing. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dengan menanam pohon di sekitar kawasan yang rawan,” pungkasnya.

Kegiatan bakti sosial yang berlangsung sejak pukul 08.55 WITA hingga 10.20 WITA itu berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Di balik bantuan yang disalurkan, tersimpan pesan bahwa kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah. Kehadiran Polsek Tarakan Barat di tengah warga menjadi pengingat bahwa setiap cobaan akan terasa lebih ringan ketika dihadapi dengan semangat gotong royong dan saling menguatkan. (wd26/dd)






