‎Dishub Bulungan Tegaskan Tak Ada Retribusi untuk Pesepeda

redaksi

‎TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terkait pungutan atau retribusi bagi pengguna sepeda. Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa memastikan sumber resminya.

‎Plt. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bulungan, Salasa Pandan, menjelaskan isu mengenai retribusi pesepeda muncul akibat kesalahpahaman terhadap regulasi yang sedang disusun Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

‎”Yang mau diatur itu sebenarnya masalah keselamatan bersepeda, bukan retribusi. Saya juga sudah membuka informasi di website Kementerian Perhubungan, yang dibahas memang terkait keselamatan,” ujar Salasa, Selasa (14/7/2026).

‎Menurutnya, regulasi yang tengah disiapkan pemerintah pusat bertujuan memberikan perlindungan bagi pesepeda saat menggunakan jalan raya. Pembahasan tersebut belum menyentuh persoalan pungutan maupun retribusi.

‎”Belum ada yang mau memungut retribusi terhadap pesepeda. Jadi masyarakat jangan langsung percaya informasi yang beredar sebelum memastikan sumber resminya,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, apabila regulasi dari Kemenhub nantinya telah ditetapkan, pemerintah daerah akan menyesuaikan aturan pelaksanaannya. Namun saat ini pembahasannya masih berada di tingkat kementerian.

‎Selain meluruskan isu retribusi, Dishub Bulungan juga mengingatkan pentingnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pesepeda dan pengguna sepeda listrik. Penggunaan perlengkapan keselamatan dinilai dapat mengurangi risiko kecelakaan.

‎”Kalau yang umum, paling tidak gunakan helm, kemudian pakai sepatu atau alas kaki yang layak. Itu untuk keselamatan diri sendiri,” katanya.

‎Hingga kini, Dishub Bulungan belum memiliki data khusus terkait kecelakaan yang melibatkan pesepeda. Meski demikian, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga etika berkendara dinilai menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan.

‎”Pesan kami, patuhi peraturan lalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, dan yang paling penting memiliki etika dalam berlalu lintas. Banyak kecelakaan terjadi bukan hanya karena melanggar aturan, tetapi juga karena tidak memiliki etika saat menggunakan jalan,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga  Jogging Track Salimbatu Sempat Terkendala Perencanaan

Baca juga

Tags