Cetak Atlet Berprestasi Harus Dimulai Sejak Usia Dini

redaksi

Ratusan pelajar bakal bertanding pada Kompetisi Olahraga Prestasi Tingkat SD dan SLTP Kabupaten Bulungan, di Stadion Andi Tjatjok, Selasa (11/8/2026). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menegaskan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini untuk mencetak atlet berprestasi di Kabupaten Bulungan, dalam pembukaan Kompetisi Olahraga Prestasi Tingkat SD dan SLTP Kabupaten Bulungan, di Stadion Andi Tjatjok. Selasa (11/8/2026).

Kompetisi tersebut merupakan bagian dari pembinaan olahraga prestasi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kabupaten Bulungan.

Kompetisi diikuti sekitar 26 tim Sepak bola tingkat SD. Adapun sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya sepak bola tingkat pelajar Sekolah Dasar (SD), hingga sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), bola voli, taekwondo dan tenis meja.

Baca juga  Audiensi PT Trakindo Utama, Wabup Kilat Dukung Trakindo Fest 2026 sebagai Penguat Industri, Inovasi, dan Investasi Daerah

Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan instan. Para pelajar perlu diberikan ruang untuk memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan jam terbang serta membangun mental kompetisi dan sportivitas.

“Untuk menciptakan atlet-atlet ke depan tidak bisa instan. Ini harus berproses dari usia dini,” ujar Syarwani.

Ia menilai pelajar tingkat SD dan SMP merupakan salah satu sumber potensi atlet yang perlu terus dikembangkan. Karena itu, pemerintah daerah juga mendorong kerja sama dengan sekolah, kepala sekolah dan para guru dalam proses pembinaan.

Baca juga  Keterbatasan SDM Jadi Tantangan Pembangunan, Pemkab Bulungan Andalkan Kolaborasi ASN dan PPPK

“Kalau kita ingin menyiapkan potensi-potensi atlet olahraga berprestasi di Bulungan, harus kita lakukan sedini mungkin, dengan melibatkan dan bekerja sama dengan kepala sekolah serta guru-guru di tingkat SD dan SMP,” jelasnya.

Ia berharap, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan membangun karakter sportif. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet Bulungan yang mampu berprestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi. (ve26/nn)

Baca juga  Menteri Pertanian Kunjungi Bulungan: Tegaskan Komitmen Modernisasi Pertanian dan Percepatan Swasembada Pangan di Kaltara

Baca juga

Tags