TANJUNG SELOR – Festival Sungai Kayan 2026 resmi dibuka di Pelabuhan VIP Sungai Kayan, Tanjung Selor, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 122 perahu dayung ambil bagian dalam festival yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Bulungan dan ke-236 Kota Tanjung Selor.
Penyelenggaraan tahun ini tidak hanya berfokus pada perlombaan perahu dayung, tetapi juga menambah ruang pertunjukan seni bagi musisi lokal. Selain menjadi upaya melestarikan olahraga tradisional, festival tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi sekitar 130 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang meramaikan kawasan kegiatan.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan, penambahan pertunjukan seni musik tradisional menjadi salah satu pembaruan dalam penyelenggaraan Festival Sungai Kayan 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi kegiatan tahun sebelumnya sekaligus memberikan kesempatan kepada seniman lokal untuk tampil.
“Bukan hanya lomba perahunya, tapi juga ada pergelaran seni musik tradisional,” katanya, Rabu (14/10).
Sejumlah musisi dan seniman lokal dijadwalkan tampil selama festival berlangsung. Keterlibatan generasi muda Bulungan diharapkan menambah kemeriahan kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk berpartisipasi dalam agenda daerah.
Festival Sungai Kayan juga menjadi ajang pertemuan masyarakat pencinta olahraga dayung tradisional dari berbagai daerah. Tahun ini, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Bulungan, tetapi juga dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Syarwani menjelaskan, peserta dari luar daerah mengikuti kelas terbuka atau open pada kategori 50. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut dinilai memperkuat semangat kebersamaan dan silaturahmi melalui olahraga tradisional.
“Ini yang kita apresiasi, semangat kebersamaan kita, semangat kecintaan sesama olahraga, sesama warga masyarakat yang mencintai olahraga dayung tradisional,” ujarnya.
Dari sisi ekonomi, kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk dan jasa kepada pengunjung. Setidaknya ada 130 UMKM berpartisipasi dalam festival.
“Nah, dengan demikian terjadi perputaran uang, ada interaksi, ada silaturahmi yang terbangun melalui momentum kegiatan Festival Sungai Kayan ini,” ungkapnya.
Festival Sungai Kayan 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu mendatang. Partai final lomba perahu dayung tradisional menjadi salah satu agenda utama yang dinantikan dalam rangkaian kegiatan tersebut. (ve26/nn)
Festival Sungai Kayan Libatkan 130 UMKM, Panggung Seni Lokal Jadi Tambahan












