Masuk SD Tanpa Beban Calistung, Bulungan Utamakan Kesiapan Mental Anak

redaksi

Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan bahwa anak yang memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD) tidak boleh dibebani tuntutan harus mampu membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Sebaliknya, kesiapan mental, kebiasaan belajar, dan rasa percaya diri anak menjadi prioritas utama dalam masa transisi dari PAUD ke SD.

Hal itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, saat seminar edukasi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang digelar bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan.

Menurutnya, pendidikan pra-sekolah selama satu tahun berperan penting membentuk kesiapan mental anak sebelum memasuki SD. Selain itu, kelengkapan imunisasi juga menjadi bagian penting untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak selama mengikuti proses belajar.

Baca juga  ‎Angka Kematian Ibu di Bulungan Melandai, Dinkes Fokus Tekan AKB

“Kami memberikan pemahaman kepada guru maupun orang tua bahwa anak-anak tidak harus bisa calistung secara instan. Prinsip utamanya adalah belajar sambil bermain yang menyenangkan, sehingga mental dan minat belajar anak terbentuk secara alami tanpa beban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seminar tersebut ditujukan kepada kepala sekolah dan guru PAUD se-Kabupaten Bulungan agar pesan tersebut dapat diteruskan kepada para orang tua, termasuk di wilayah pelosok.

Baca juga  Kontingen PWI Menuju Porwada II Kaltara di Nunukan

“Kami ingin menyamakan pemahaman bahwa satu tahun pra-sekolah dan imunisasi dasar sangat penting. Melalui para guru, edukasi ini diharapkan dapat menjangkau seluruh orang tua,” katanya.

Sri Nurhandayani mengakui masih ada sebagian orang tua yang menganggap kemampuan calistung sebagai syarat utama masuk SD. Karena itu, sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami bahwa proses transisi ke sekolah harus berlangsung secara humanis dan sesuai tahap perkembangan anak.

Memastikan kebijakan tersebut berjalan, Pokja Bunda PAUD bersama instansi terkait juga melakukan pemantauan selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD maupun SD.

Baca juga  Cegah Kebakaran, Pemkab Bulungan Akan Lengkapi Desa dengan Alat Pemadam

Ia berharap seluruh orang tua dan tenaga pendidik dapat bersama-sama mendukung proses belajar yang ramah anak, sehingga setiap anak dapat memasuki bangku sekolah dengan sehat, percaya diri, dan siap belajar tanpa tekanan. (ve26/nn)

Baca juga

Tags