TANJUNG SELOR – Mengantre sejak pagi, berharap bisa mendapatkan solar untuk kendaraannya, namun hingga giliran berakhir bahan bakar yang dibutuhkan tak kunjung didapat. Kondisi tersebut dialami Syukur, warga Sabanar Baru, Tanjung Selor, Bulungan, saat mengantre solar di SPBU Sengkawit, Kamis (3/9/2026).
Ia menyebut sudah dua hari datang ke SPBU untuk mendapatkan solar, namun belum juga memperoleh bahan bakar tersebut.
“Kita mulai dari pagi ngantri sampai sekarang ndak pernah dapat solar. Dua hari sudah ngantri-ngantri terus saja, ndak pernah dapat,” ujar Syukur saat ditemui di SPBU Sengkawit, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, salah satu persoalan yang dirasakan adalah posisi kendaraan yang berada di bagian belakang antrean.
“Ndak pernah dapat solar kalau kita di belakang. Dipotong antrian dari depan orang. Orang yang dari depan tuh banyak yang motong-motong antrian,” keluhnya.
Ia memilih untuk tidak menginapkan kendaraan di lokasi antrean. Dibanding SPBU Sengkawit, ia menilai SPBU di Sabanar pengaturan antrean lebih tertib dengan adanya pengawas di SPBU yang mengatur kendaraan saat mengantre.
“Coba kayak di SPBU di Sabanar sana kan enak, karena pengawasnya yang atur pengantri, jadi enak,” katanya.
Syukur berharap pengaturan antrean di SPBU dapat diperketat agar kendaraan yang sudah datang lebih awal memperoleh kesempatan sesuai urutan dan tidak ada kendaraan yang menyelip. (ve26/nn)












