Antisipasi Kabut Asap pada Kesehatan, 10 Ribu Masker Dibagikan di Tanjung Selor

redaksi

Pembagian masker di lampu merah depan Universitas Kaltara, Rabu (2/9/2026). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdampak terhadap kualitas udara di Bulungan, pemerintah bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) bergerak membagikan masker kepada masyarakat, Rabu (2/9/2026).

Ada sekitar 10 ribu masker yang dibagikan kesejumlah titik, seperti area Pasar Induk Tanjung Selor, Tugu Cinta Damai, lampu merah depan Universitas Kaltara, dan simpang tiga Agatis.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bulungan, Dharmawan, mengatakan, masker yang dibagikan merupakan masker yang telah memenuhi standar, sebagian diantaranya merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan. Selain bantuan dari pemerintah, masker juga berasal dari sumbangan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Baca juga  Kilat Beserta Keluarga Mencoblos di TPS 07 pada Pilkada 2024: Do'a Orang Tua Jadi Penyemangat

“Masker yang sesuai standar. Kebetulan kita diberikan oleh Dinas Kesehatan, ada 1.000 pcs yang kita dapat. Ini kan gabungan, misalnya saya dari Kerukunan Banjar, ada dari NTT. Mereka menyumbang maskernya. Ada yang menyumbang 1.000, ada yang 100, ada yang menyumbang berapa. Itu diakumulasi jadi kurang lebih 10.000,” ujarnya, Rabu (2/9).

Setiap warga yang menerima diberikan satu masker dan langsung diimbau untuk mengenakannya, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan. Pembagian masker menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar secara mandiri menggunakan masker ketika kondisi udara tidak sehat.

Baca juga  Bayar Rp1 Juta untuk Layanan Gratis, Disdukcapil Minta Warga Waspada Calo

“Antusias, mereka malah mengucapkan terima kasih. Cuma kita harus edukasi, tidak mungkin kita membagikan setiap hari, dengan kesadaran sendiri mereka mau pakai masker sesuai anjuran,” katanya.

Tak dipungkiri masih ditemukan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker, meskipun imbauan untuk melindungi diri dari dampak asap telah disampaikan.

Informasi dihimpun, pembagian masker juga ada dilakukan sekitar Kilometer 2 Tanjung Selor, dengan jumlah menyesuaikan bantuan dari masing-masing ormas. Dharmawan berharap, masyarakat tidak hanya mengandalkan pembagian masker, tetapi mulai membangun kesadaran untuk melindungi diri ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap. (ve26nn)

Baca juga  Ratusan Warga Mangkupadi Diduga Jadi Korban Arisan Online Bermodus Investasi, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Baca juga

Tags