TANJUNG SELOR – Gebyar Kadin Expo 2K26 tak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang lomba karaoke. Panggung tersebut juga menjadi kesempatan untuk menemukan dan mengembangkan bibit baru di bidang tarik suara.
Hal itu terlihat dari antusiasme para peserta yang tampil dalam babak final lomba karaoke di arena Gebyar Kadin Expo 2K26. Satu per satu peserta maju ke panggung dan menunjukkan kemampuan bernyanyi di hadapan penonton dan juri.

Kategori pelajar, sebanyak 35 peserta sebelumnya mengikuti lomba dan delapan di antaranya berhasil melaju ke babak final. Sementara kategori umum diikuti 40 peserta dengan sembilan finalis yang berhasil lolos.
EO Gebyar Kadin Expo 2K26, Herlina, mengatakan, lomba tersebut memang tidak hanya ditujukan untuk mencari juara. Panitia ingin memberikan kesempatan kepada peserta lain untuk menunjukkan kemampuan dan berpotensi menjadi talenta baru.
”Iya, betul. Kita mencari bibit-bibit yang baru,” ujar Herlina, Selasa (1/9).
Agar membuka kesempatan tersebut, peserta yang sebelumnya telah meraih juara satu dalam lomba karaoke di Expo Urban Space tidak kembali diikutsertakan.
Menurut Herlina, kebijakan itu dilakukan agar peserta yang belum pernah meraih juara satu juga memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan.
”Yang sudah juara satu kemarin di Expo Urban Cafe, itu kita tidak ikutsertakan lagi. Jadi yang belum mendapatkan juara satu, kita ikutsertakan,” jelasnya.
Persaingan menuju babak final juga cukup ketat. Juri menilai peserta tidak hanya dari kualitas suara, tetapi juga penampilan dan kemampuan menguasai panggung.
”Juri kita benar-benar sangat profesional dan sangat ketat sekali dalam penilaian. Baik dari suara, penampilan, yang mana ibaratnya yang pantas mendapat juara satu,” bebernya.
Khusus kategori pelajar, peserta juga diwajibkan membawakan lagu nasional. Ketentuan ini disesuaikan dengan rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan dalam Gebyar Kadin Expo 2K26.
Kewajiban membawakan lagu nasional juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan kembali lagu-lagu nasional kepada generasi muda.
”Biar anak-anak pelajar tahu arti kemerdekaan itu dan lagu-lagu nasional itu tidak akan ketinggalan,” katanya.
Meski pada akhirnya hanya tiga peserta yang menjadi juara, Herlina berharap seluruh finalis tetap menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman untuk mengasah kemampuan.
Ia berharap para pelajar terus berlatih sehingga bakat yang mereka miliki dapat berkembang dan menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi lainnya.
”Saya berharap sekali untuk pelajar-pelajar kita teruslah berlatih,” pungkasnya. (ve26/nn)












