TANJUNG SELOR – Aktivitas sekolah di Kabupaten Bulungan diliburkan selama tiga hari menyusul kondisi kabut asap yang semakin parah. Lantas, bagaimana dengan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Bulungan?
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bulungan, Andika Setiawan, mengatakan, penyaluran MBG untuk sekolah yang diliburkan ikut dihentikan sementara.
Hal ini dilakukan karena penerima manfaat MBG merupakan siswa yang selama masa libur tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar yang di lakukan di sekolah.
“Dinas Pendidikan Bulungan baru mengirimkan SE libur sekolah akibat kebakaran hutan, pada Senin malam penyampaiannya melalui pesan WhatsApp karena saat itu masih hari libur dan belum memungkinkan untuk mengirimkan surat secara resmi,” ujar Andika, Senin (31/8).
Menurutnya, setelah adanya pemberitahuan mengenai libur sekolah, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menyesuaikan pendistribusian makanan.
“Nah, untuk SPPG sendiri, karena penerima manfaatnya libur, jadi otomatis kami juga meliburkan penerima manfaat atau beneficiary,” katanya.
Penyaluran dihentikan untuk sekolah yang berada di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan, Dinas Pendidikan Provinsi maupun satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama yang ikut diliburkan.
Meski begitu, terdapat pengecualian bagi sejumlah pesantren yang tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.
“Untuk yang Kemenag ini ada beberapa yang tidak kami liburkan. Contohnya pesantren yang memang betul-betul pesantren yang ada kegiatan belajar mengajar-nya,” jelasnya.
Salah satunya Pesantren Al-Khairaat yang terletak di Jelerai, masih dikoordinasikan terkait apakah tetap menerima distribusi MBG atau tidak.
“Kalau mau menerima, kami tetap distribusikan. Kalau tidak, kami tidak distribusikan, seperti itu,” bebernya.
Andika menegaskan, penyaluran MBG akan kembali dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar kembali berjalan.
“Iya, nanti nunggu lagi kan pencabutan SE-nya lagi kan dari Dinas Pendidikan. Kalau memang sudah ada kegiatan, kegiatan belajar mengajar, nah kami tetap distribusikan lagi,” pungkasnya. (ve26/nn)











