‎Lomba Tari Gebyar Kadin expo 2k26 Ajang Promosi Budaya Daerah

redaksi

Peserta tari tradisional yang mengikuti tari di Gebyar Kadin Expo 2k26, Sabtu (29/8/2026). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

‎TANJUNG SELOR – Lomba tari tradisional tingkat pelajar, menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Gebyar Kadin Expo 2K26 yang berlangsung di Tanjung Selor. Dalam perlombaan tersebut, peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan membawakan gerakan tari, tetapi juga dari ekspresi, kekompakan hingga kesesuaian dengan tema.

‎Salah satu juri lomba, Ranga Maulana, mengatakan terdapat sejumlah aspek yang menjadi dasar penilaian peserta. Di antaranya wiraga, wirasa, wirama, kekompakan, kreativitas, serta kesesuaian antara tarian dengan tema yang dibawakan.

‎“Yang pasti ada beberapa aspek penilaian, di antaranya ada wiraga, wirasa, wirama, ada kekompakan, ada kreativitas, dan juga ada kesesuaian dengan tema dan tarian yang dibawakan,” ujar Ranga Sabtu (29/8).

‎Menurutnya, seluruh aspek tersebut memiliki penilaian masing-masing dan kemudian digabungkan untuk menentukan hasil akhir.

‎“Sebenarnya untuk semua aspek tadi semuanya menjadi penentu, karena dari masing-masing aspek itu ada kategorinya sendiri, ada penilaian tersendiri. Otomatis dari semua penilaian itu akan digabung jadi satu,” jelasnya.

‎Ranga menekankan, salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penilaian adalah kesesuaian penampilan dengan judul dan sinopsis tarian. Peserta dinilai bukan hanya dari bagus atau tidaknya gerakan, tetapi juga sejauh mana konsep yang dibawakan dapat tersampaikan melalui penampilan.

‎“Yang paling penting sebenarnya adalah kesesuaiannya. Dia membawakan tarian, apakah sesuai dengan judul dan juga sinopsis yang dibawakan,” katanya.

‎Ia berharap lomba tari dalam Gebyar Kadin Expo 2K26 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong generasi muda untuk terus mengenal, mempelajari, dan mempromosikan budaya daerah.

‎“Pesannya yang pasti yang pertama, tetap semangat mempelajari, mempromosikan, dan juga terus belajar kreasi budaya yang ada di daerah kita,” tuturnya.

‎Selain itu, peserta diharapkan memahami setiap gerakan tari serta mampu mengembangkan kreativitas dalam membawakan tarian sehingga penampilan dapat disajikan dengan baik dan maksimal.

‎Pada hari pertama perlombaan, tercatat 11 peserta yang dijadwalkan tampil. Namun, satu peserta mengundurkan diri karena timnya tidak lengkap karena sakit.

‎Sementara itu, masih terdapat peserta lainnya yang akan tampil hari berikutnya. Secara keseluruhan, ada 21 peserta yang terdata. Lomba tari tradisional dan tari kreasi modern ini terbuka bagi peserta umum, pelajar, dan mahasiswa sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Gebyar Kadin Expo 2K26.(ve26/nn)

Baca juga  Solidaritas PWI Mengiringi Kirab Obor Porwada II di Bulungan

Baca juga

Tags