Kenali Gejala, Waspadai Flu Singapura pada Anak

redaksi

Usman

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau yang lebih dikenal sebagai Flu Singapura. Penyakit ini memiliki tingkat penularan yang tinggi, terutama pada anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, mengatakan orang tua perlu mengenali gejala penyakit tersebut sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

“HFMD atau Flu Singapura ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi, khususnya di kalangan anak-anak. Oleh karena itu, para orang tua diwajibkan untuk mengenali indikasi gejalanya secara dini agar tindakan penanganan medis dapat dilakukan secara tepat dan cepat,” ujarnya.

Baca juga  Jelang Pemilu Serentak, Polda Kaltara Gelar Apel Kasatkamling

Menurutnya, gejala awal Flu Singapura umumnya ditandai dengan demam, nyeri tenggorokan, tubuh terasa lemas, serta menurunnya nafsu makan. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami sariawan atau luka di area mulut yang menyebabkan rasa tidak nyaman saat makan dan minum.

Dinkes Kaltara menyarankan agar anak yang menunjukkan gejala tersebut segera mendapatkan waktu istirahat yang cukup untuk membantu proses pemulihan. Selain itu, orang tua diminta memperhatikan kebutuhan cairan tubuh anak selama masa sakit. Hal ini penting untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperburuk kondisi pasien.

“Rasa nyeri akibat sariawan di dalam mulut sering kali membuat anak enggan untuk makan maupun menelan. Kondisi ini memicu risiko tinggi terjadinya dehidrasi. Oleh sebab itu, orang tua harus memastikan asupan cairan anak tetap terpenuhi dengan baik selama masa penyembuhan,” kata Usman.

Baca juga  Pemutaran Film Cinema Pengawasan : Dinilai Metode Pencegahan Paling Efektif

Dinkes Kaltara juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada Flu Singapura. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penularan yang lebih luas, terutama di lingkungan sekolah dan tempat bermain anak. (wd26/nn)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer