Kunjungan Perpustakaan Bulungan Tembus 10 Ribu, Pembenahan Layanan Berbuah Peningkatan Minat Baca

redaksi

Pengunjung perpustakaan daerah Kabupaten Bulungan, saat ini mengalami peningkatan. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR — Upaya pembenahan layanan yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan mulai menunjukkan hasil. Jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Daerah meningkat signifikan, dari sekitar 5.000–6.000 pengunjung pada 2022 menjadi lebih dari 10 ribu pengunjung pada 2025.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan, Hairul, mengatakan, peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai perbaikan layanan mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk datang dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan.

“Peningkatannya sekitar lima ribu pengunjung dalam kurun waktu dua tahun. Ini menunjukkan upaya pembenahan yang kami lakukan mulai memberikan hasil,” ujarnya.

Baca juga  ISPA Melonjak di Tanjung Selor, 342 Kasus Tercatat dalam 17 Hari

Menurut Hairul, peningkatan kunjungan tidak terjadi begitu saja. Berbagai langkah dilakukan untuk menciptakan perpustakaan yang lebih nyaman, bersih, dan ramah bagi seluruh pengunjung sehingga masyarakat memiliki pengalaman yang lebih baik saat datang membaca maupun mengikuti kegiatan.

Selain membenahi fasilitas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga memperluas kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) melalui nota kesepahaman. Berbagai pelatihan, pertemuan, dan kegiatan masyarakat dipusatkan di perpustakaan sehingga para peserta sekaligus menjadi anggota dan pengunjung perpustakaan.

Baca juga  TP PKK Bulungan Gelar Penyuluhan Keamanan Pangan dan Pelatihan Kewirausahaan, Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

Upaya serupa juga dilakukan melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah dengan menjadwalkan kunjungan siswa secara rutin. Strategi ini dinilai efektif untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini sekaligus mengenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi semua kalangan.

“Perpustakaan tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang. Kami harus aktif menjemput mereka melalui berbagai program dan kolaborasi,” tegas Hairul.

Ke depan, ia berharap keberadaan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dapat semakin memperkuat budaya literasi di Kabupaten Bulungan. Ia juga mendorong sekolah menjadikan kunjungan ke perpustakaan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara rutin agar minat baca masyarakat terus meningkat. (ve26/nn)

Baca juga  Rapat Pleno Terbuka: Syarwani-Kilat Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bulungan Terpilih 2025-2030

Baca juga

Tags