TANJUNG SELOR – Kolaborasi PENA Kaltara bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bulungan menghadirkan semarak kompetisi futsal di Lapangan Breezy Land, Kabupaten Bulungan. Sebanyak 27 tim pelajar SLTA sederajat ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung pada 24–26 September 2026.
Turnamen futsal tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PGRI Kabupaten Bulungan sekaligus menjadi ruang pertemuan antara pelajar, sekolah, komunitas, dan berbagai pihak melalui kegiatan olahraga.
Antusiasme peserta terlihat sejak kompetisi dimulai. Puluhan tim membawa semangat masing-masing untuk menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan, sekaligus menjadikan turnamen sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membangun relasi positif antarsekolah maupun komunitas.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 27 tim, futsal menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar dalam rangkaian agenda olahraga PGRI Bulungan. Bahkan, tingginya minat peserta membuat kuota pendaftaran harus ditutup setelah kapasitas yang disiapkan terpenuhi.
Ketua PGRI Kabupaten Bulungan, Masran, S.Pd mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, pertemuan antarpeserta dari berbagai sekolah dan lingkungan merupakan kesempatan untuk membangun persahabatan.
“Anak-anak sekalian, hari ini mungkin kita dari satu sekolah dan sekolah lain tidak pernah ketemu. Hari ini kita bertemu, tetapi bukan bermusuhan, melainkan persahabatan,” ujar Masran saat membuka kegiatan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keselamatan selama pertandingan. Permainan keras maupun kontak fisik yang berlebihan diharapkan dapat dihindari sehingga seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan menyenangkan.
“Untuk tahun ini peminatnya luar biasa. Untuk futsal masih ada yang mau mendaftar, tetapi pendaftarannya sudah tertutup,” katanya.
Selain turnamen futsal, rangkaian kegiatan PGRI Kabupaten Bulungan juga diisi dengan sejumlah cabang olahraga lainnya, seperti voli campuran, bulu tangkis, dan tenis meja. Termasuk futsal antar guru sebanyak 20 Tim di lokasi yang sama.
Kolaborasi bersama PGRI Kabupaten Bulungan menjadi bagian dari komitmen PENA Kaltara untuk turut mengambil peran dalam menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Direktur PENA Kaltara, Rachmad Rhomadhani, S.T., menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada PGRI Kabupaten Bulungan atas kepercayaan yang diberikan kepada PENA Kaltara untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan turnamen tersebut.
Menurut Rachmad, olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana yang positif. Lapangan futsal tidak hanya menjadi tempat untuk berkompetisi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun karakter, solidaritas, kreativitas, kepercayaan diri, dan persahabatan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi bersama PGRI Bulungan. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PENA Kaltara. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi bagaimana olahraga menjadi ruang bagi anak muda untuk berkembang, bertemu, membangun persahabatan, dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ujar Rachmad.
Ia menegaskan, PENA Kaltara terbuka untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak melalui kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami ingin PENA Kaltara tidak hanya hadir sebagai media, tetapi juga bisa menjadi bagian dari kegiatan positif yang memberikan ruang bagi masyarakat dan anak muda untuk berkarya,” tambahnya.
Menurutnya, kolaborasi antara media, organisasi profesi, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan lebih banyak ruang positif bagi generasi muda.
Turnamen futsal kolaborasi PENA Kaltara dan PGRI Bulungan berlangsung selama tiga hari, 24–26 September 2026. Sebanyak 27 tim pelajar SLTA sederajat dan 20 tim guru bersaing membawa nama sekolah maupun tim masing-masing.
Meski persaingan berlangsung di lapangan, semangat utama yang dibangun dalam turnamen ini bukan hanya soal skor dan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi wadah untuk mempertemukan pelajar dan guru, memperluas pertemanan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan sportivitas melalui olahraga.
Lapangan Breezy Land pun menjadi panggung bagi 47 tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menikmati pengalaman berkompetisi dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Kolaborasi PENA Kaltara dan PGRI Bulungan diharapkan menjadi langkah positif untuk terus menghadirkan kegiatan olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk tumbuh, berkarya, serta membangun hubungan yang lebih erat. (vn26/dd)












