GOW Bulungan Dorong Anggota Pahami NIB, PIRT dan Sertifikasi Halal

redaksi

GOW Bulungan menggelar penyuluhan NIB, PIRT dan halal, Selasa (6/10/206). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bulungan menggelar penyuluhan Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan halal bagi anggota organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kabupaten Bulungan, Selasa (6/10/2026).

Ketua GOW Bulungan, Dra. Hj. Asnawaty, M.Si., mengatakan, penyuluhan merupakan upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi anggota GOW. Ia menilai, perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, termasuk melalui aktivitas ekonomi seperti menjalankan UMKM, usaha rumahan, kuliner, makanan olahan, maupun usaha yang berawal dari keterampilan dan hobi.

Usaha kecil yang dikelola dengan baik memiliki peluang untuk berkembang menjadi sumber penghasilan yang lebih besar dan berkelanjutan. Karena itu, pemahaman mengenai legalitas usaha, keamanan pangan, kualitas, dan kehalalan produk menjadi penting bagi pelaku usaha.

Baca juga  ‎Resmikan AMDK Kayanku Syarwani ajak Warga Bulungan Bangga Gunakan Produk Lokal

“Dengan memiliki legalitas usaha yang jelas, kita akan lebih mudah dalam mengembangkan usaha dan membuka berbagai peluang yang mungkin sebelumnya belum dapat kita akses,” ujarnya.

Ia berharap peserta tidak lagi melihat NIB, PIRT, dan sertifikasi halal sebagai sesuatu yang rumit, melainkan sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

“Jangan sampai ada usaha yang sebenarnya memiliki produk yang bagus dan berpotensi berkembang, tetapi terhambat hanya karena kita belum memahami bagaimana cara mengurus legalitasnya,” katanya.

Baca juga  Kunjungan Perpustakaan Bulungan Tembus 10 Ribu, Pembenahan Layanan Berbuah Peningkatan Minat Baca

Ia mendorong anggota GOW untuk berani memulai usaha, meningkatkan kualitas produk, serta saling mendukung dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga. Kemandirian ekonomi perempuan bukan berarti mengurangi peran perempuan dalam keluarga, justru sebaliknya.

Ketika seorang perempuan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan untuk berkontribusi secara ekonomi, maka ia dapat menjadi salah satu kekuatan dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

“Kita ingin melihat semakin banyak anggota GOW yang memiliki usaha yang legal, produk yang berkualitas, memiliki sertifikasi yang diperlukan, dan mampu memasarkan produknya dengan lebih luas,” jelasnya.

Baca juga  Hari Kedua Pencarian, Korban Tenggelam di Jelarai Selor Ditemukan

Ia berharap kegiatan penyuluhan tersebut dapat memberikan hasil nyata bagi peserta dan menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan serta peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bulungan. (ve26/nn)

Baca juga

Tags