TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani menegur keras sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang meninggalkan lapangan sebelum upacara peringatan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor dan HUT ke-66 Kabupaten Bulungan resmi dibubarkan, Senin (12/10/2026).
Syarwani menegaskan, kedisiplinan ASN harus ditunjukkan melalui tindakan nyata, termasuk menghormati upacara hari jadi daerah sendiri. Ia meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mendata ASN yang meninggalkan lapangan sebelum waktunya.
“Ini bukan hari jadi orang lain, ini hari jadinya kita,” tegas Syarwani.
Ia memahami peserta yang kelelahan atau membutuhkan pertolongan dapat beristirahat. Namun, meninggalkan lapangan sebelum pemimpin upacara menyatakan kegiatan selesai merupakan sikap yang tidak patut dicontoh.
Syarwani juga membuka kemungkinan pemberian teguran hingga pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang terbukti tidak memenuhi ketentuan kehadiran.
“Bahkan saya sampaikan mungkin juga kita buatkan kebijakan apakah yang hadir atau yang tidak hadir ya tentu dipotong saja,” ujarnya.
Syarwani menegaskan, penghormatan terhadap daerah harus dimulai dari aparatur pemerintah sendiri. Karena itu, pendataan dan evaluasi diminta dilakukan agar kedisiplinan ASN tidak sekadar menjadi imbauan, tetapi benar-benar ditegakkan.
Kedisiplinan bukan pilihan bagi ASN. Keteladanan harus dibuktikan melalui sikap dan tanggung jawab, terlebih dalam momentum resmi yang membawa nama daerah. (vn26/dd)












