TANJUNG SELOR – Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati suasana sore yang menenangkan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Cukup dengan uang Rp10 ribu, secangkir kopi dan pemandangan Sungai Kayan bisa menjadi teman untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas.
Di kawasan Tepian Sungai Kayan, suasana sore menawarkan pengalaman sederhana yang dekat dengan keseharian masyarakat. Aliran sungai, udara terbuka, dan pemandangan matahari yang perlahan turun di ufuk barat menjadi daya tarik bagi warga yang ingin sejenak menjauh dari kesibukan.
Deretan stan pedagang yang berjajar di tepian sungai turut menghidupkan kawasan tersebut. Pengunjung dapat membeli kopi dan menikmati waktu santai, baik bersama teman, keluarga, maupun seorang diri.
Bagi sebagian warga, Tepian Sungai Kayan bukan sekadar tempat untuk membeli minuman atau menikmati pemandangan. Kawasan ini juga menjadi ruang untuk berkumpul, berbincang, dan menghabiskan waktu tanpa harus menge1luarkan biaya besar.

Salah satu warga yang kerap menikmati suasana tersebut adalah Martinus Nong Jeffri, warga Jalan Sengkawit, Tanjung Selor. Ia mengaku rutin mengunjungi Tepian Sungai Kayan sekitar sekali dalam sepekan, biasanya bersama teman-temannya, meski sesekali datang seorang diri.
Bagi Martinus, singgah di tepian sungai menjadi pilihan sederhana setelah menyelesaikan pekerjaan. Ia bisa duduk santai, menikmati kopi, sekaligus menyaksikan perubahan suasana ketika matahari mulai terbenam.
“Suasananya cukup ramai dan tempatnya pun nyaman untuk bersantai. Apalagi kalau pulang kerja, sering singgah dulu di tepian untuk melihat sunset dan menikmati kopi,” ujar Martinus saat diwawancarai, Selasa (27/10/2026).
Untuk sekali kunjungan, Martinus biasanya mengeluarkan uang sekitar Rp10 ribu hingga Rp30 ribu. Menurutnya, biaya tersebut masih terjangkau untuk menikmati waktu luang di ruang terbuka tanpa perlu merencanakan pengeluaran besar.
Harga yang relatif ramah di kantong membuat kawasan ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Pengunjung cukup memilih stan yang tersedia, memesan minuman, kemudian mencari tempat duduk untuk menikmati suasana Sungai Kayan.
Kesederhanaan itulah yang menjadi salah satu daya tarik Tepian Sungai Kayan. Kenikmatan tidak selalu harus datang dari tempat mewah, tetapi bisa hadir melalui secangkir kopi, percakapan ringan, dan pemandangan sungai yang menemani waktu istirahat.
Menurut Martinus, Tepian Sungai Kayan memiliki karakter suasana yang berbeda antara sore dan malam hari.
Saat sore, kawasan tersebut cenderung lebih lengang. Pengunjung masih memiliki kesempatan untuk memilih tempat duduk dengan leluasa sembari menikmati pemandangan matahari terbenam. Suasana ini menjadi waktu yang tepat bagi mereka yang ingin bersantai dengan lebih tenang.
Memasuki malam hari, suasana berubah. Pengunjung semakin ramai berdatangan untuk menikmati waktu bersama teman maupun orang terdekat. Deretan stan pedagang pun menjadi bagian dari aktivitas masyarakat yang menghidupkan kawasan tepian sungai.
“Kalau malam cukup ramai sepanjang Tepian Sungai Kayan ini, padat sama pengunjung. Kadang susah juga cari tempat yang masih kosong. Kalau sore masih sepi, jadi bisa beli kopi dengan harga Rp10 ribuan, sudah bisa menikmati sunset di tepian Sungai Kayan,” katanya.
Perbedaan suasana tersebut memberikan pilihan bagi warga untuk menyesuaikan waktu kunjungan dengan kebutuhan masing-masing. Mereka yang ingin menikmati suasana lebih tenang dapat datang pada sore hari, sedangkan pengunjung yang menyukai keramaian bisa memilih waktu malam.
Bagi Martinus, kesempatan menikmati pemandangan sungai dengan biaya terjangkau menjadi alasan untuk terus kembali. Selain mudah dijangkau, kawasan ini juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari.
Di balik daya tarik pemandangan dan ramainya pengunjung, kebersihan kawasan menjadi perhatian yang tidak bisa diabaikan.
Martinus menilai Tepian Sungai Kayan memiliki potensi untuk terus menjadi tempat favorit masyarakat. Namun, kenyamanan pengunjung perlu didukung dengan perhatian terhadap kebersihan, terutama pengelolaan sampah di sekitar area duduk dan stan pedagang.
Menurutnya, kawasan yang bersih akan membuat pengunjung lebih nyaman untuk singgah, menikmati minuman, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.
“Harapan saya tempat ini bisa lebih baik ke depannya, lebih diperhatikan lagi sampah-sampahnya, biar pengunjung bisa lebih nyaman kalau mau membeli dan singgah di stan-stan yang sudah berbaris,” tuturnya.
Kebersihan kawasan tepian sungai juga berkaitan dengan kesadaran bersama. Pengunjung dapat berperan dengan membuang sampah pada tempatnya, sementara pedagang turut menjaga area di sekitar stan agar tetap bersih dan tertata.
Dengan begitu, aktivitas ekonomi para pedagang dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga lingkungan. Kawasan yang nyaman dan terawat juga berpotensi membuat pengunjung semakin betah menikmati suasana Sungai Kayan.
Tepian Sungai Kayan memperlihatkan bagaimana ruang terbuka memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Tanjung Selor. Di tempat ini, warga dapat menikmati waktu luang, menjalin kebersamaan, sekaligus mendukung aktivitas pedagang lokal.
Secangkir kopi seharga Rp10 ribu mungkin terlihat sederhana. Namun, ditemani pemandangan sungai dan suasana sore, pengalaman tersebut menjadi pilihan rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.
Daya tarik kawasan ini tidak hanya terletak pada pemandangan matahari terbenam, tetapi juga pada aktivitas warga yang menjadikannya ruang pertemuan sehari-hari.
Agar daya tarik tersebut tetap terjaga, kebersihan, kenyamanan, dan penataan kawasan perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, tepian sungai yang terawat bukan hanya menyenangkan bagi pengunjung, tetapi juga mendukung keberlangsungan usaha pedagang yang menggantungkan penghasilan dari keramaian kawasan.
Pada akhirnya, menikmati sore di Tepian Sungai Kayan tidak harus tentang menghabiskan banyak uang. Terkadang, secangkir kopi, pemandangan sungai, dan waktu untuk berhenti sejenak dari kesibukan sudah cukup untuk membuat hari terasa lebih ringan. (ve26/dd)








