TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menggelar kegiatan sosialisasi dalam rangka persiapan dan partisipasi pelaku usaha lokal pada ajang bergengsi China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2026. Pameran internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–6 September 2026 di Kota Guangzhou, Tiongkok.
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop) Provinsi Kaltara, Lukas Sarapang, menerangkan, CISMEF merupakan salah satu pameran internasional terbesar di kawasan Asia-Pasifik yang menjadi wadah strategis untuk promosi, perdagangan, investasi, serta pengembangan jejaring bisnis bagi UMKM antarnegara.
”Melalui sosialisasi ini, kami memberikan informasi komprehensif kepada pelaku UMKM, koperasi, dan pemangku kepentingan mengenai peluang pasar global, prosedur keikutsertaan pameran, hingga strategi promosi produk unggulan daerah,” ujar Lukas Sarapang.

Keikutsertaan Kaltara dalam ajang ini diharapkan menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan berbagai komoditas berbasis sumber daya lokal kepada pasar internasional, seperti produk olahan pangan, kerajinan, dan fesyen.
”Fokus pada saat ini, dengan adanya Inovasi dan Perluasan Pasar Ekspor di ajang CISMEF 2026 diprediksi akan menghadiri ribuan perusahaan dan pelaku usaha dari berbagai negara” tambahnya.
Ada beberapa poin dalam mengembangkan UMKM & transformasi digital, dengan adanya mendorong digitalisasi usaha kecil dan menengah. Dalam hal inovasi teknologi dan kecerdasan buatan Yang memberikan akses kerja sama dengan luas.
”Kami ingin partisipasi aktif dalam CISMEF 2026 ini tidak hanya membuat produk unggulan Kaltara semakin dikenal di kancah internasional, tetapi juga mendorong peningkatan volume ekspor serta membuka peluang investasi baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (wd26/nn)






