Polres Tarakan Gerebek Hotel yang Diduga Jadi Praktik Prostitusi

redaksi

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Sat Resnarkoba Polres Tarakan melaksanakan penggerebekan hotel dan spa di Jalan Kusuma Bangsa, Tarakan yang diduga digunakan untuk melakukan praktik prostitusi.

TARAKAN, Pena Kaltara – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Sat Resnarkoba Polres Tarakan melaksanakan penggerebekan hotel dan spa di Jalan Kusuma Bangsa, Tarakan yang diduga digunakan untuk melakukan praktik prostitusi.

“Ini (penggerebekan) dilakukan, awalnya dari informasi yang kami terima dari masyarakat. Dengan dugaan bahwa lokasi hotel dan spa tersebut menjadi lokasi prostitusi,” kata Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Khomaini, Kamis, 16 Februari 2023.

Baca juga  Webinar Literasi Digital, "Menghemat Waktu Untuk Belajar Dengan Teknologi Digital"

Akhirnya, menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar memerintahkan jajarannya baik dari Satreskrim dan Satreskoba Polres Tarakan melakukan pengecekan dan pengamanan. 

“Hasilnya, ditemukan 10 pengunjung, 24 perempuan, juga ada pasangan bukan suami istri dalam salah satu kamar hotel,” terang Khomaini.

Tak sampai di situ, personel juga mengamankan data pengunjung, data tarif nama perempuan diduga menyediakan jasa prostitusi dan uang tunai diduga hasil prostitusi. Namun, ini masih terus dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih intensif untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga  Jokowi Minta Pemudik Diberi Cuti Tambahan Demi Tunda Jadwal Balik

Tambahnya, dari 10 orang pengunjung, ada juga empat orang karyawan, satu kasir dan pengawas. “Modus dan motif masih menunggu pemeriksaan dan masih mendalami,” ungkap Khomaini.

Saat tiba di lokasi hotel dan spa, katanya, turut dilakukan tes urine dan hasilnya masih akan dikoordinasikan bersama Kasat Resnarkoba Polres Tarakan.

Lalu apa yang mengarah pada dugaan prostitusinya? Khomaini mengatakan kembali bahwa dugaan prostitusi terjadi karena ada uang tunai dan diduga pelanggan membayar secara tunai. Uang tunai diamankan di kasir Rp700.000. Total ruangan diperiksa ditemukan empat kamar di lantai dua dan lantai tiga.

Baca juga  Dugaan Alami Penganiayaan Berat, Polresta Bulungan Masih Lidik

Ia menambahkan di lokasi memang ada ditemukan ruangan kaca dan tengah antre menunggu tamu. Tim langsung melakukan pemeriksaan terhadap kamar hotel tersebut dan ditemukan ada pasangan bukan suami istri.

“Tim meminta identitas dan memang bukan suami istri. Begitu juga kasirnya di sana kami menemukan buku tamu dan istilahnya ada tarif nama-nama perempuan di sana,” tutup Khomaini. (*)

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer