LONG BELUAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat beberapa waktu lalu.

Hadir sebagai narasumber utama pada kegiatan tersebut, Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bulungan, Martina Kilat, S.Sos, yang memberikan materi seputar penguatan peran perempuan dalam organisasi masyarakat.
Sekretaris DP3AP2KB Bulungan, Tri Endah Prastyaningsih, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesetaraan gender. “Seorang wanita sejatinya memiliki hak yang sama seperti laki-laki, termasuk dalam menjadi seorang pemimpin. Misalnya di desa, perempuan juga bisa menjadi Kepala Desa atau minimal Ketua RT,” ujarnya.

Tri Endah juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi emas 2045. “Peran perempuan sangat penting dalam mengawal masa keemasan. Sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan, kita akan menghadapi bonus demografi. Anak-anak yang sekarang sekolah, termasuk di SMA 1 Tanjung Palas Barat, saya yakin akan menjadi orang-orang berpengaruh di Bulungan. Karena itu, bekali diri untuk menjadi perempuan yang mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Palas Barat, Zakaria Serah, S.Sos., M.AP, yang membuka acara secara resmi mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan di sini. Perempuan memiliki peran yang besar dalam kehidupan bermasyarakat. Bahkan, di daerah ini pernah dipimpin camat perempuan maupun kepala desa perempuan. Mereka menjadi tokoh yang berpengaruh dan memberi inspirasi,” katanya.
Zakaria menambahkan bahwa perempuan tidak hanya bisa menjadi penggerak di keluarga, tetapi juga tokoh penting dalam pembangunan daerah. “Yang terpenting adalah selalu berbuat kebaikan, berpikir positif, dan menempatkan kepentingan keluarga serta masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tutupnya. (dni)





