TANJUNG SELOR – Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai kegiatan Seleksi Pesparawi dan Ibadah Bersama Pemuda Kristen Kabupaten Bulungan Tahun 2025 yang digelar di GKPI Lahai Roi, Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Sabtu (22/11/2025). Para pemuda hadir dengan semangat tinggi untuk menunjukkan talenta terbaik mereka dalam musik gerejawi, sekaligus memperkuat iman dan kebersamaan.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, yang hadir dan memberikan sambutan, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar proses seleksi.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar agenda seleksi. Ini adalah wujud dari semangat kebersamaan umat, sekaligus upaya menghadirkan seni bernyanyi gerejawi sebagai bagian dari pembinaan iman, karakter, dan moral generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pesparawi merupakan ruang pelayanan musik gerejawi yang memuliakan Tuhan, memperkuat persaudaraan, dan memperkaya kehidupan berjemaat. Melalui musik rohani, kata Wabup, generasi muda belajar tentang disiplin, kerendahan hati, kerja sama, dan keteguhan iman.
Wabup Kilat juga memberikan apresiasi tinggi kepada LPPD yang terus membina talenta muda gerejawi secara berkelanjutan.
“Kami di pemerintah daerah sangat mengapresiasi langkah LPPD dalam membina talenta muda gerejawi secara berkelanjutan,” tegasnya.
Agenda seleksi tahun ini menjadi langkah penting bagi Bulungan dalam menentukan duta terbaik yang akan mewakili daerah pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2025 di Kota Manokwari, Papua Barat.
“Kita ingin kehadiran kontingen Bulungan bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga menghadirkan kesaksian iman yang menguatkan,” tambahnya.
Wabup Kilat juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta:
“Ikuti seleksi dengan sungguh-sungguh, tunjukkan kemampuan terbaik yang telah dilatih.”
“Junjung tinggi sportivitas, karena semua yang tampil adalah putra-putri terbaik Bulungan.”
“Pertahankan karakter yang baik, karena kualitas moral sama pentingnya dengan teknik vokal.”
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar kontingen Bulungan dapat tampil optimal di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup kembali menegaskan pentingnya kerukunan umat beragama di Bulungan.
“Kerukunan umat beragama adalah fondasi penting pembangunan Kabupaten Bulungan. Dan pemuda adalah garda terdepan untuk menjaga harmoni ini,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Bulungan, lanjutnya, selalu membuka ruang bagi kreativitas dan kegiatan positif pemuda lintas agama, termasuk dalam seni, pelayanan sosial, serta penguatan karakter.

Kegiatan ditutup dengan ibadah bersama yang diikuti seluruh peserta. Suasana penuh sukacita dan kekompakan terlihat jelas, memperlihatkan bahwa generasi muda Kristen Bulungan siap menjadi pilar damai dan persaudaraan.
Wabup Kilat berharap kegiatan ini dapat melahirkan peserta terbaik untuk mewakili Bulungan, memperkokoh semangat persaudaraan dalam tubuh Kristus, serta menumbuhkan generasi muda Kristen yang berdaya, peduli, dan membawa damai bagi sesama. (DKIP_Bulungan)





