TANJUNG SELOR – Merespons keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus melakukan peningkatan dan perbaikan pada sejumlah ruas jalan yang dinilai kurang memadai. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat. Salah satu proyek prioritas tahun 2025 adalah peningkatan ruas jalan Tanjung Selor–Tanjung Palas Timur.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menyampaikan bahwa laporan terbaru dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan menunjukkan perkembangan signifikan di lapangan.
“Progres pekerjaan peningkatan ruas jalan Tanjung Selor–Tanjung Palas Timur sekarang ini sudah mencapai sekitar 30 persen. Pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan,” demikian informasi dari DPU-PR yang diteruskan Wakil Bupati.
Ruas jalan yang ditingkatkan mencakup titik mulai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) di kilometer 12 hingga titik nol Inpres Jalan Daerah (IJD), dengan total panjang kurang lebih 9 kilometer.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi preservasi jalan, patching atau penambalan, penghamparan agregat, hingga pelapisan aspal sebagai tahapan akhir.
“Kita lakukan tahapan pekerjaan mulai dari perbaikan permukaan, penambalan, penambahan agregat hingga pengaspalan penuh,” jelas pihak DPU-PR.
Proyek peningkatan ruas jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 28,4 miliar yang bersumber dari APBD Bulungan 2025.
“Total anggaran proyek ini mencapai Rp 28,4 miliar. Kami targetkan pekerjaan bisa rampung pada akhir tahun ini sesuai jadwal kontrak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan proyek hingga saat ini berjalan sesuai rencana tanpa hambatan teknis yang berarti, baik dari sisi material maupun cuaca.
“Kami optimistis pekerjaan selesai tepat waktu, karena progres di lapangan cukup baik dan cuaca juga mendukung,” tegasnya.
Selain ruas Tanjung Selor–Tanjung Palas Timur, Pemkab Bulungan tahun ini juga mengalokasikan Rp 9,447 miliar untuk peningkatan jalan di kawasan Bukit Ilanun, Kecamatan Tanjung Palas Barat.
Peningkatan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bulungan dalam memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan.
“Konektivitas antarwilayah menjadi kunci pemerataan ekonomi. Dengan infrastruktur jalan yang baik, aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian bisa berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Dengan progres yang terus menunjukkan hasil positif, masyarakat diharapkan segera merasakan manfaat nyata dari pembangunan ini, terutama dalam aspek mobilitas, ekonomi, dan aksesibilitas antarwilayah di Kabupaten Bulungan. (DKIP_Bulungan)





