TP PKK Bulungan Dorong Pengelolaan Sampah melalui Ecobrick, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Tangguh Bencana

redaksi

TANJUNG PALAS TENGAH – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bulungan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui pengolahan sampah berbasis ecobrick.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Gerakan Tanggap Tangguh Bencana dengan peduli Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Pengolahan Sampah dengan Ecobrick, di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kamis (17/9/2026).

Program ini merupakan bagian dari kerja Pokja 4 TP PKK Kabupaten Bulungan, khususnya melalui Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB). Salah satu indikator yang menjadi perhatian dalam gerakan tersebut adalah kepedulian terhadap lingkungan.

Baca juga  Wakil Bupati Bulungan Terima Kunjungan Guru PPPK, Terima Cinderamata Kopiah Manik

Dalam pelaksanaannya, kepedulian lingkungan tidak hanya diarahkan pada kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, tetapi juga melalui pemantauan sejumlah indikator, di antaranya keberadaan bank sampah, jumlah anggota bank sampah, penggunaan Sistem Pembuangan Air Limbah (SPAL), kejadian banjir, ketersediaan tempat sampah milik desa atau kelurahan, jumlah rumah sehat, hingga kejadian luar biasa (KLB).

Staf Ahli TP PKK Kabupaten Bulungan Martina Kilat, S.Sos., mengatakan pengolahan sampah melalui ecobrick menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi dampak limbah plastik terhadap lingkungan.
“Tujuan utama pengolahan sampah dengan ecobrick adalah mengamankan dan memperpanjang usia limbah plastik yang sulit diurai agar tidak mencemari lingkungan,” ujar Martina.

Baca juga  100 Satlinmas Peso Hilir Resmi Dikukuhkan, Wakil Bupati, Kilat, A.Md Tekankan Peran Garda Terdepan Keamanan Desa yang Sigap, Humanis dan Tanggap Bencana

Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama, terutama dimulai dari lingkungan keluarga. Sampah plastik yang selama ini sulit terurai dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui metode yang sederhana, sehingga tidak langsung berakhir sebagai limbah yang mencemari lingkungan.

Kegiatan di Desa Salimbatu tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya PHBS, pengelolaan sampah, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat sekaligus tanggap dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.

Melalui sinergi TP PKK dan DLH, edukasi pengolahan sampah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan rumah tangga dan masyarakat.

Baca juga  Tengkapak B dan Teluk Selimau Sabet Gelar Juara Voli HUT Desa Tengkapak ke-19, Wabup Kilat: Jadikan Kemenangan sebagai Motivasi untuk Terus Berprestasi

Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, tertata, serta memiliki kepedulian bersama terhadap persoalan sampah dan kelestarian lingkungan. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags