Lantik 6 JPT Pratama, Ini Dia Pesan Khusus Bupati Bulungan

redaksi

penakaltara.id, TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan melantik dan mengambil sumpah 6 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil seleksi terbuka di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan bertempat di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (9/1/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bulungan Syarwani.,S.Pd.M.Si memastikan proses seleksi berjalan obyektif, terbuka dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Keenam JPT Pratama yang dilantik meliputi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Hasanuddin.,SE, M.Si. Kepala Dinas Pertanian, Kristiyanto.S.P.M.T, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Dharmawan.,S.Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Drs Sigit Raharjo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Yunus Luat S.Pd.M.Pd dan Sekertaris DPRD Bulungan Chas Darmawan.,SE.

“Dengan telah terisinya 6 JPT Pratama yang ada, saya harap dapat segera mengakselerasi tiap program pembangunan Kabupaten Bulungan, tidak ada lagi kendala teknis menyangkut administarsi,”ungkap bupati.
Secara khusus Bupati mengamanatkan tugas pada para JPT Pratama yang dilantik. Untuk Kepala Dishub, memastikan terjun langsung ke lapangan menjamin kelancaran serta keselamatan moda transportasi air hingga darat yang ada di Bulungan.

Baca juga  Dukung Pemberantasan Korupsi yang Efektif, Pemkab Bulungan Laksanakan e-LHKPN


Mamastikan sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas berjalan dengan baik terutama Traffic Light (lampu lalu lintas) yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
Penataan perparkiran, yang selama ini banyak kendaraan parkir tidak sesuai ketentuan terutama di badan jalan hingga trotoar agar dapat ditangani secara humanis. Termasuk memastikan semua pelabuhan yang ada di Tanjung Selor aman digunakan oleh masyarakat.


“Pastikan monitoring jalur sungai dalam kondisi aman. Pelabuhan Kapal Ferry Ancam yang Insya Allah tahun ini sudah bisa difungsionalkan bangun komunikasi intensif dengan provinsi hingga pusat, agar aktivitasnya segeraa berjalan maksimal,”tegasnya.

Sedangkan untuk kepala Kesbangpol, memasuki tahun politik tercatat lebih dari puluhan organisasi kemasyarakatan di Bulungan untuk dapat memberikan kontribusi memastikan menjaga ketertiban dan keamanan selama proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).
“Peran Kesbangpol sangat strategis daalaam memberikan edukasi dan pehamanan pada masyarakat untuk mensukseskan jalanya Pemilu damai. Termasuk kegiatan pembinaan sosial kemasyarakatan meninimalisir dampak komflik di akar rumput terutama isu Sara yang sering dimanfaatkan termasuk berita bohong,”terangnya.

Baca juga  Bupati Bulungan Jenguk Warga yang Diduga Korban Tabrak Lari Mobil Dinas


Untuk kepala DPMD, diminta memaksimalkan konsolidasi dengan pemerintahan desa. Terkait pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai ada kepala desa tersangkut kasus korupsi akibat penyalahgunaan DD maupun ADD. Harus dapat pembinaan langsung dari pemerintah daerah melalui DPMD,”tegasnya.
Sekertaris DPRD Bulungan, diminta dapat membangun harmonisasi, konsolidasi serta komunikasi yang kuat dengan unsur pimpinan DPRD dan jajarannya. Agar menjadi jembatan komunikasi antara Pemda dan DPRD.
“Saya berharap menjadi jembatan komunikasi yang baik dan efektif antara DPRD dan seluruh unsur Pemda Bulungan,”harapnya.


Yang tak kalah penting pesan khusus untuk Kepala Dinas Pertanian yang menjadi Leading Sector terdepan dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bulungan dengan 15 program prioritasnya yang telah tersusun dalam RPJMD.
“Saya ingin memastikan Mandau Tani, satu desa satu produk. Termasuk Landscape Kayan untuk 18 desa berjalan maksimal, untuk mencapai kedaulautan pangan Kabupaten Bulungan,”terangnya.

Baca juga  Jum'at Curhat, Kapolresta Terima Keluhan Masyarakat Terkait THM dan Gangguan Kamtibmas Lainnya


Tidak ada lagi pembangunan wilayah Pertanian Bulungan yang dibangun secara sporadis tanpa melihat pertimbangan teknis, geografis, kesesuaian lahan maupun penentuan bibit yang sesuai dengan kondisi lahan yang ada.
Untuk Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, penguatan pembinaan wilayah transmigrasi harus terus dilakukan termasuk penugasan khusus bangun komunikasi efektif dengan kementerian transmigrasi. Termasuk kawasan yang akan dilakukan investasi bersentuhan langsung dengan kawasan Area Penggunaan Lain (APL).
Termasuk peningkatan pelatihan tenaga kerja terampil, dan memfasilitasi secara maksimal penentuan upah agar kegiatan investasi dan usaha di Bulungan berjalan aman dan damai.
“Ini tugas langsung yang sampaikan pada 6 kepala OPD yang dilantik yang merupakkan gambaran ekspektasi masyarakat,”terangnya.

Selain itu bupati juga menekankan pentingnya perencanaan OPD sesuai dengan isi dokumen RPJMD Bulungan.
“Tidak ada visi misi Bupati Bulungan semua merupakan visi dan misi Kabupaten Bulungan yang telah di Perdakan. Saya berharap tidak ada lagi program kegiatan OPD tidak sesuai dengan seluruh isi dokumen RPJMD Kabupaten Bulungan,”pungkasnya (dha)

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer